Rabu, 22 Jul 2026 04:35 WIB

Meriahkan Imlek, Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Undang Barongsai

  • Penulis :
  • | Selasa, 17 Feb 2026 09:59 WIB
Foto: Pertunjukkan barongsai di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Pertunjukkan barongsai di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Perayaan tahun baru Imlek 2557 Kongzili di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai. Dalam momentum tersebut, umat Tri Dharma berharap agar selalu dilancarkan reziki dan diberi umur panjang.

Penampilan barongsai dilakukan oleh Sanggar Barongsai TTID Tjoe Tik Kiong Tulungagung. Tahun ini, barongsai digelar di dalam klenteng altar Tian Gong atau Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Dalam permainannya, tidak ada pertunjukan atraksi kelincahan, namun lebih menonjolkan sisi kesakralan dan peghormatan. Pemain barongsai juga memberikan hormat kepada Tian Gong agar terhindar dari musibah sebelum menampilkan pertunjukan.

Bioma Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung, Tjio Jing Jing mengatakan, dalam perayaan pergantian tahun Imlek, umat Tri Dharma telah menggelar sembahyang melapas tahun 2556 Kongzili pada pukul 16.00 WIB. Setelah itu, dilanjutkan dengan penampilan barongsai di dalam altar kelenteng.

"Barongsai itu simbol khas bagi kami. Barongsai juga dipercaya sebagai simbol membuang kesialan dan membuka jalan keberuntuhan di tahun baru," ujarnya, Senin (17/2/2026).

Jing Jing mendorong agar saat perayaan Imlek dapat menampilkan kesenian barongsai. Karena barongsai merupakan simbol tradisi Tionghoa.

"Setelah penampilan barongsai kami melakukan sembahyang menyambut tahun baru 2557 Kongzili pada pukul 00.00 WIB," terangnya.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Salah satu pemain barongsai, Abdurahman Fauzi menjelaskan, perayaan tahun baru Imlek kali ini kebetulan pihak kelenteng meminta ada penampilan barongsai. Mereka telah mempersiapkan penampilan sejak satu minggu lalu.

"Perayaan Imlek tahun ini kebetulan main, kalau tahun Imlek tahun lalu tidak ada," jelasnya.

Menampilkan barongsai di dalam altar klenteng lebih sakral. Sehingga pemain barongsai tidak boleh asal main.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

"Sebelum masuk klenteng kami harus memberi penghormatan baru boleh main. Kalau di luar klenteng kami tidak perlu beri penghormatan," paparnya.

Saat ini jumlah personel Sanggar Barongsai TTID Tjoe Tik Kiong Tulungagung berjumlah 12 orang. Dalam momen perayaan Imlek, mereka juga membuka open recrutment kepada semua kalangan untuk bergabung dengan tim barongsai.

"Kami juga buka recrutment tim barongsai. Semua kalangan boleh ikut," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.