Sabtu, 06 Jun 2026 14:48 WIB

Meriahkan Imlek, Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Undang Barongsai

  • Penulis :
  • | Selasa, 17 Feb 2026 09:59 WIB
Foto: Pertunjukkan barongsai di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Pertunjukkan barongsai di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Perayaan tahun baru Imlek 2557 Kongzili di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai. Dalam momentum tersebut, umat Tri Dharma berharap agar selalu dilancarkan reziki dan diberi umur panjang.

Penampilan barongsai dilakukan oleh Sanggar Barongsai TTID Tjoe Tik Kiong Tulungagung. Tahun ini, barongsai digelar di dalam klenteng altar Tian Gong atau Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Dalam permainannya, tidak ada pertunjukan atraksi kelincahan, namun lebih menonjolkan sisi kesakralan dan peghormatan. Pemain barongsai juga memberikan hormat kepada Tian Gong agar terhindar dari musibah sebelum menampilkan pertunjukan.

Bioma Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung, Tjio Jing Jing mengatakan, dalam perayaan pergantian tahun Imlek, umat Tri Dharma telah menggelar sembahyang melapas tahun 2556 Kongzili pada pukul 16.00 WIB. Setelah itu, dilanjutkan dengan penampilan barongsai di dalam altar kelenteng.

"Barongsai itu simbol khas bagi kami. Barongsai juga dipercaya sebagai simbol membuang kesialan dan membuka jalan keberuntuhan di tahun baru," ujarnya, Senin (17/2/2026).

Jing Jing mendorong agar saat perayaan Imlek dapat menampilkan kesenian barongsai. Karena barongsai merupakan simbol tradisi Tionghoa.

"Setelah penampilan barongsai kami melakukan sembahyang menyambut tahun baru 2557 Kongzili pada pukul 00.00 WIB," terangnya.

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

Salah satu pemain barongsai, Abdurahman Fauzi menjelaskan, perayaan tahun baru Imlek kali ini kebetulan pihak kelenteng meminta ada penampilan barongsai. Mereka telah mempersiapkan penampilan sejak satu minggu lalu.

"Perayaan Imlek tahun ini kebetulan main, kalau tahun Imlek tahun lalu tidak ada," jelasnya.

Menampilkan barongsai di dalam altar klenteng lebih sakral. Sehingga pemain barongsai tidak boleh asal main.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Sebelum masuk klenteng kami harus memberi penghormatan baru boleh main. Kalau di luar klenteng kami tidak perlu beri penghormatan," paparnya.

Saat ini jumlah personel Sanggar Barongsai TTID Tjoe Tik Kiong Tulungagung berjumlah 12 orang. Dalam momen perayaan Imlek, mereka juga membuka open recrutment kepada semua kalangan untuk bergabung dengan tim barongsai.

"Kami juga buka recrutment tim barongsai. Semua kalangan boleh ikut," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.