Selasa, 16 Jun 2026 21:14 WIB

ITS Buka Jalur Karier ke Swedia, Gandeng Kampus Top Dunia Perkuat IUP

Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati. (Foto/Humas ITS/jatimnow.com)
Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati. (Foto/Humas ITS/jatimnow.com)

jatimnow.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kian agresif memantapkan posisinya di panggung internasional.

Melalui kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia, HE Daniel Blockert, kampus teknologi di Surabaya ini menjajaki perluasan kerja sama strategis yang mencakup akses karier bagi alumni di perusahaan teknologi asal negeri Nordik tersebut.

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar formalitas diplomatik, melainkan upaya memperdalam kemitraan yang sudah lama terjalin dengan institusi bergengsi seperti KTH Royal Institute of Technology dan Stockholm School of Economics.

Salah satu poin utama dalam pertemuan di Gedung Rektorat tersebut adalah penguatan International Undergraduate Program (IUP) dan skema gelar ganda (double degree).

Program tersebut dirancang untuk memberikan kompetensi global sekaligus membuka jalur profesional bagi mahasiswa ITS di pasar kerja Eropa.

"Kami ingin membuka lebih banyak jalur pengalaman internasional bagi mahasiswa dan alumni. Kemitraan ini mencakup peluang karier langsung di industri teknologi Swedia," kata Prof. Bambang, melalui siaran pers, Jumat (13/2/2026).

Tak hanya mengirim talenta ke luar negeri, ITS juga proaktif menarik minat mahasiswa Swedia melalui program pertukaran dan magang jangka pendek di Indonesia.

Baca Juga: Keren! Tiga Mahasiswa KIP-K Unusa Raih Double Degree di Taiwan

Interaksi dua arah ini diharapkan mampu menciptakan iklim pendidikan yang inklusif dan berkualitas tinggi.

Duta Besar Daniel Blockert mengakui bahwa ITS merupakan salah satu mitra paling aktif bagi universitas-universitas di negaranya.

Ia mencatat adanya tren kenaikan minat mahasiswa Swedia untuk menimba ilmu di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Deteksi Dini Kebakaran Listrik

"Kolaborasi dengan ITS menunjukkan perkembangan yang sangat kuat. Kami akan mendorong pertemuan lanjutan untuk memperdalam kerja sama riset dan pendidikan secara konkret," ungkap Daniel.

Langkah ini selaras dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) terkait pendidikan berkualitas dan kemitraan global.

Sinergi lintas negara ini diproyeksikan tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga mempercepat pengembangan sumber daya manusia yang siap bersaing di level internasional.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.