Senin, 22 Jun 2026 19:56 WIB

Pebisnis Properti Surabaya Bongkar Strategi Pajak Legal via Propertypreneurs

Propertypreneurs bergerak mengedukasi para pelaku usaha agar tidak sekadar mengejar profit, tetapi juga melek terhadap struktur perpajakan. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Propertypreneurs bergerak mengedukasi para pelaku usaha agar tidak sekadar mengejar profit, tetapi juga melek terhadap struktur perpajakan. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com – Industri properti tanah air memang sedang naik daun, namun pertumbuhan ini menyimpan bom waktu berupa minimnya literasi manajemen risiko dan kepatuhan pajak.

Banyak pengembang perumahan hingga pemilik kos-kosan terjebak masalah legalitas hanya karena gagal paham cara mengelola badan usaha yang benar.

Baca Juga: MSIE Raup Pendapatan Rp6,79 Miliar, Bidik Ekspansi Properti Pendidikan di Bali

Menyadari celah tersebut, komunitas Propertypreneurs bergerak mengedukasi para pelaku usaha agar tidak sekadar mengejar profit, tetapi juga melek terhadap struktur perpajakan.

Melalui ekosistem kolaboratif, wadah ini menghimpun para pemain lapangan mulai dari investor, pemilik villa, hingga penyedia bahan bangunan untuk bertukar strategi secara transparan.

Founder Propertypreneurs, Adhitya Candra, melihat banyak pengusaha lokal punya potensi besar namun seringkali "buta" arah saat berhadapan dengan birokrasi dan regulasi keuangan yang rumit.

"Semangat saja tidak cukup di bisnis ini. Kami menyediakan ruang belajar yang aplikatif agar para pelaku usaha punya pondasi yang kuat, bukan cuma sekadar kumpul-kumpul tanpa hasil," kata Adhitya, Kamis (12/2/2026).

Salah satu langkah konkret mereka adalah meluncurkan program 'Pondasi Pajak'. Di sini, anggota komunitas dibedah pemahamannya mengenai perencanaan pajak (tax planning) secara legal.

Baca Juga: Sasar Proyek Properti Elite, Raksasa Sanitasi Global LIXIL Ekspansi ke Surabaya

Materi yang diberikan mencakup teknis Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), hingga strategi penyusunan badan usaha yang efisien secara biaya namun tetap patuh hukum.

Dalam program ini, pakar struktur korporasi Vincent Liyanto turun langsung membagikan keahliannya. Tujuannya jelas, yakni anggota komunitas harus mampu memitigasi risiko sejak dini sebelum proyek mereka berjalan terlalu jauh.

Bagi Propertypreneurs, kepatuhan pajak adalah bentuk kontribusi sosial yang nyata. Jika pengusaha properti memiliki struktur bisnis yang sehat, mereka lebih mampu menciptakan lapangan kerja yang stabil dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Vorgant Interior Hadirkan Layanan Desain Terpadu di Surabaya

Ke depan, gerakan edukasi ini tidak hanya berpusat di Surabaya. Adhitya berencana memboyong rangkaian workshop dan pelatihan ini ke kota-kota besar lainnya, mulai dari Jakarta, Bali, Yogyakarta, hingga Medan dan Makassar.

Ekspansi ini diharapkan mampu menyeragamkan standar kompetensi pebisnis properti di berbagai daerah.

Melalui akun Instagram @propertypreneurs, komunitas ini terus membuka pintu kolaborasi bagi siapa saja yang ingin memperdalam bisnis properti dengan cara yang benar dan bertanggung jawab.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.