Bocah di Tulungagung Teseret Arus Sungai, Video Aksi Penyelamatannya Viral
jatimnow.com-Sebuah video aksi penyelamatan bocah terbawa arus di Tulungagung viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah sungai masuk Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Dalam video berdurasi 1 menit 13 detik terekam seorang pria mengangkat bocah perempuan yang terseret arus sungai. Bocah tersebut berhasil diselamatkannya dan dibawa ke pinggir sungai.
Kapolsek Ngunut, Kompol Tri Nuartiko mengatakan kejadian tersebut terjadi kemarin sore. Saat itu korban yang diketahui berinisial NA (8) sedang bermain bola seorang diri di belakang rumahnya yang berdekatan dengan tangkis sungai saluran Lodagung. Saat bermain, bola korban terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus. Korban kemudian berusaha mengambil bola tersebut dengan mencegat di tepi tangkis sungai, namun karena kondisi licin, korban terpeleset dan terjatuh ke sungai hingga hanyut.
Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak
"Korban awalnya sedang bermain di belakang rumah dan berusaha mengambil bola yang jatuh ke sungai namun tergelincir dan terseret arus," ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Peristiwa tersebut diketahui oleh Ekky Kukuh Kurniadi, yang saat itu sedang berada di warung dekat lokasi kejadian. Pria ini langsung dengan sigap menangkap korban yang hanyut terseret arus sungai sedalam 1 meter ini. Ekky juga mengangkat korban dan membawanya ke tepi sungai.
Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah
"Korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat dan selanjutnya dibawa pulang ke rumah untuk berkumpul kembali dengan orang tuanya," tuturnya.
Pihak Polsek mengapresiasi warga yang telah bertindak cepat dalam memberikan pertolongan. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan apabila terjadi kejadian darurat agar dapat segera ditangani.
Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh
“Kami mengapresiasi kepedulian dan keberanian warga yang telah sigap menolong korban sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Kami juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat bermain di sekitar aliran sungai”, pungkasnya.
Editor : Bramanta