Sabtu, 06 Jun 2026 10:51 WIB

KRI Sultan Iskandar Muda-367 Tuntaskan Tugas Pamungkas PBB di Lebanon

Kepulangan unsur Satkor Koarmada II ini disambut lewat upacara militer di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/2). (Foto: Dispen Koarmada II/jatimnow.com)
Kepulangan unsur Satkor Koarmada II ini disambut lewat upacara militer di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/2). (Foto: Dispen Koarmada II/jatimnow.com)

jatimnow.com - Indonesia resmi menarik kesatuan maritim terakhirnya dari perairan Lebanon. Prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) mendarat kembali di tanah air setelah merampungkan mandat dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL.

Kepulangan unsur Satkor Koarmada II ini disambut lewat upacara militer di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/2).

Baca Juga: Mahasiswa Indonesia Borong Penghargaan di EuroMUN 2026 Belanda

Kehadiran KRI Sultan Iskandar Muda-367 di Lebanon bukan sekadar patroli rutin. Kapal perang ini menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan laut serta mengawal kedaulatan wilayah perairan di area operasi PBB.

Misi kali ini memiliki bobot sejarah yang kuat karena menjadi unit maritim penutup dalam rangkaian kontribusi panjang Indonesia di bawah bendera UNIFIL.

Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, yang memimpin upacara penyambutan, memberikan penghormatan tertinggi atas dedikasi seluruh personel.

Menurutnya keberhasilan ini sebagai bukti nyata bahwa profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut diakui secara global.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Lobi PBB untuk Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel

Di lapangan, Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah selaku Komandan KRI SIM-367 sekaligus Dansatgas, memimpin langsung barisan prajurit yang telah berbulan-bulan mengarungi perairan internasional.

Keberhasilan mereka juga mendapat apresiasi langsung dari Danguspurla Koarmada II, Laksma TNI Endra Hartono, yang hadir menyaksikan kepulangan para penjaga perdamaian tersebut.

"Keberhasilan ini membuktikan kesiapan tempur dan kapabilitas diplomasi maritim kita di level dunia," ujar Laksma TNI Endra Hartono saat memberikan apresiasi kepada para prajurit.

Baca Juga: Koarmada II Gelar Apel Latopslagab 2026, TNI AL Tekankan Kesiapan Tempur

Selama bertugas, kapal perang ini memikul tanggung jawab berat, mulai dari pengamanan wilayah perairan dari ancaman ilegal hingga mendukung kedaulatan maritim Lebanon.

Pencapaian ini mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang aktif berperan dalam stabilitas keamanan global, sekaligus menunjukkan kemandirian alutsista serta ketangguhan personel Koarmada II dalam mendukung kebijakan pertahanan negara

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.