Rabu, 17 Jun 2026 02:47 WIB

Bejat! Mayat Bayi Penuh Lumpur Ditinggalkan di Bagasi Bus

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 21 Okt 2018 19:51 WIB
Petugas mengidentifikasi mayat bayi di bagasi bus
Petugas mengidentifikasi mayat bayi di bagasi bus

jatimnow.com - Sesosok mayat bayi ditemukan penuh lumpur di garasi salah satu bus antar provinsi di Kelurahan/Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Minggu (21/10/2018). Bayi ditemukan pertama oleh salah satu petugas kebersihan di bagasi bus.

Kapolsek Maospati Kompol Basuki Dwi Purwanto menduga bayi tersebut sengaja dibuang.

"Kayaknya memang sengaja biar tidak ketahuan," terangnya ketika dikonfirmasi jatimnow.com melalui telepon, Minggu, (21/10/2018) sore.

Mayat bayi tersebut dibungkus secara berlapis. Lapisan pertama kardus besar, di dalamnya ada kardus mie instan dan terakhir kain putih yang digunakan membungkus mayat bayi yang berlumpur.

"Bayinya berlumpur mbak. Habis kayak dikubur kemudian diambil dan dibuang di bagasi bus itu," terangnya.

Kompol Basuki menjelaskan, awalnya petugas kebersihan bus ingin membersihkan bus yang telah melakukan perjalanan dari Jakarta. Namun, saat membersihkan bagian bagasi masih ada kardus besar.

"Kecurigaan cleaning servis tambah besar. Karena ada bau menyengat pada kardus tersebut. Dan dibuka ternyata ada kardus lagi. Terkahir ada kain yang membungkus bayi," urainya.

Baru setelahnya, petugas melapor ke kru bus. Dan diteruskan ke Mapolsek Maospati.

Ia menjelaskan, sesuai dengan hasil identifikasi, bayi tersebut belum cukup umur tapi dipaksa lahir.

"Jadi bayi masih dikandungan umur 6-7 bulan," terangnya.

Saat ini, lanjut ia, bayi dibawa ke RSUD dr Sayidaman Magetan untuk diperiksa lebih lanjut. Kompol Basuki mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Apa bayi itu hasil hubungan gelap atau tidak belum tahu juga. Lalu pelakunya siapa juga belum tahu. Masih lidik," pungkasnya.

 

 






Baca Juga: Warga Tulungagung Temukan Bayi Dalam Kardus, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.