Sabtu, 13 Jun 2026 22:07 WIB

Menu Tempe Beraroma Asam, Satgas MBG Jember Bina SPPG Umbulsari

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 01 Feb 2026 07:00 WIB
Tim Satgas MBG saat meninjau SPPG Umbulsari. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Tim Satgas MBG saat meninjau SPPG Umbulsari. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember melakukan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umbulsari. Langkah ini menyusul adanya sorotan masyarakat terkait menu makanan yang dinilai kurang layak dikonsumsi anak-anak.

Ketua Satgas MBG Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyampaikan bahwa tim menemukan adanya ketidaksempurnaan dalam proses pengendalian mutu bahan pangan, khususnya pada menu tempe yang menjadi sorotan masyarakat.

Baca Juga: Petani Jember Belum Rasakan Manfaat Ekonomi Program MBG

“Pihak SPPG mengakui terdapat sebagian tempe dengan kualitas kurang layak yang sudah disisihkan. Namun faktanya, masih ada yang terdistribusikan ke sekolah,” katanya, Sabtu (31/1/2026).

“Hal inilah yang kemudian menimbulkan keluhan dari salah satu sekolah karena tempe tersebut diduga beraroma asam,” sambung Helmi.

Sebagai langkah korektif, Satgas MBG Kabupaten bersama Satgas Kecamatan akan melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkala terhadap seluruh SPPG.

“Ini bukan semata-mata inspeksi, tetapi pembinaan. Kami ingin memastikan quality control bahan dan produk dilakukan secara ketat, termasuk saat penyajian, agar makanan yang diterima anak-anak benar-benar dalam kondisi segar, aman, dan bergizi,” tegasnya.

Baca Juga: Monopoli Suplier Menjadi Penyebab Dapur SPPG di Tulungagung Tutup Sementara

Pembinaan tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari pihak kecamatan, puskesmas, tenaga ahli gizi, tenaga kesehatan lingkungan, hingga unsur TNI dan Polri di tingkat wilayah. Ke depan, puskesmas akan memiliki peran strategis dalam pengawasan.

Tenaga ahli gizi, tenaga kesehatan, dan ahli sanitasi akan dilibatkan secara aktif untuk memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan terpenuhi.

Helmi menegaskan, Pemkab Jember kini terlibat penuh dalam pengawasan SPPG seiring terbukanya akses pengawasan berdasarkan regulasi dan arahan pemerintah pusat, termasuk Permendagri serta perintah langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Brawijaya Tolak Kampus Kelola SPPG, Rektorat Bungkam

“Pengawasan ini wajib dilakukan. Ini bukan sekadar program administratif, melainkan menyangkut masa depan anak-anak bangsa. Mereka adalah generasi yang akan membawa Indonesia ke arah yang lebih maju,” ujarnya.

Ke depan, koordinasi antara Satgas Kabupaten dan Satgas Kecamatan akan diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang.

Pemkab Jember berharap seluruh SPPG semakin terbuka terhadap masukan dan pembinaan demi peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.