Sabtu, 20 Jun 2026 19:27 WIB

Luka ini yang Menyebabkan Rindu Korban CRV Nggelundung Meninggal Dunia

Screenshot akun instagram @rindu.puspita ketika masih aktif.
Screenshot akun instagram @rindu.puspita ketika masih aktif.

jatimnow.com - Penyebab Rini Puspitasari alias Rindu (26) meninggal dunia pada Sabtu (20/10/2018) diungkapkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik, dr Sjaiful.

Ia menduga, penyebab kematian Rindu karena mati pada batang otaknya. "Ya mati batang otaknya. Ada pendarahan di otak," kata dr Sjaiful saat dikonfirmasi, Sabtu sore.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Menurut dr Sjaiful, kematian batang otak itu adalah berhentinya semua fungsi otak secara ireversibel, ketika kesadaran hilang secara ireversibel, hilangnya refleks batang otak dan fungsi pernapasan pusat secara ireversibel, atau terhentinya aliran darah secara ireversibel.

Ia menyebutkan, kondisi Rindu saat dirujuk memang sudah parah. Pada Senin (15/10/2018) di RSUD dr. Soedono, dokter yang merawat Rini mengambil tindakan untuk mengambil cairan yang ada di paru-paru, agar paru-paru dapat berkembang.

"Enggak dioperasi, sejak datang kondisinya sangat buruk sekali. Kondisi sangat buruk karena membutuhkan alat bantu ventilator (alat bantu pernafasan). Jadi, bukan dioperasi, hanya tindakan membantu supaya kalau ada darah atau cairan di paru-paru, supaya paru-parunya dapat berkembang," kata dr. Sjaiful.

Baca juga:

Rindu, Korban Honda CRV Nggelundung di Sarangan Meninggal Dunia

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Menurutnya, sejak awal datang, korban tidak sadarkan diri karena mengalami multiple organ failure (MOF). Kemungkinan, penyebabnya karena benturan keras pada saat terjadi kecelakaan.

Diberitakan sebelumnya, nyawa Rini Puspitasari alias Rindu, pengemudi mobil Honda CRV yang nggelundung alias terguling di Jalan Raya Sarangan tak bisa diselamatkan, Sabtu (20/10/2018).

Perempuan cantik asal Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi tersebut meninggal dunia di ruang ICU Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) dr Soedono Madiun, Sabtu (20/10/2018) sekitar pukul 10.00 Wib.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Vs Pickup di Tulungagung, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis

"Iya, meninggal dunia hari ini tadi," kata Kanit Laka Sat Lantas Polres Magetan, Ipda Yudi Wianto kepada jatimnow.com, Sabtu (20/10/2018) siang.

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.