Senin, 15 Jun 2026 15:02 WIB

Terobosan Perumdam Tirta Pandalungan, Hazora Akan Branding Instansi Pemerintah

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 21 Jan 2026 22:00 WIB
Produk Hazora milik BUMD Pemkab Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Produk Hazora milik BUMD Pemkab Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pandalungan Jember menyiapkan sejumlah terobosan baru. Salah satunya dengan membranding instansi pemerintah daerah melalui produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Hazora.

Pada 2026 mendatang, Perumdam Tirta Pandalungan akan memperluas pemasaran Hazora dengan menggandeng instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Baca Juga: Mengenal Ady Setiawan, Mantan Dirut PDAM Jember yang Pernah Pecahkan Rekor MURI

“Ini memang ada market yang belum tergarap secara maksimal, yakni dari OPD, badan, kecamatan, dan kelurahan,” kata Plt Direktur Utama Perumdam Tirta Pandalungan Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, Rabu (21/1/2026).

Menurut Regar, kolaborasi tersebut tidak hanya bertujuan memperluas pasar, tetapi juga untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Harapan kami, karena ini perusahaan daerah, ada tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Untuk merealisasikan kerja sama tersebut, Perumdam Tirta Pandalungan akan mengirimkan surat serta melakukan koordinasi langsung dengan instansi terkait.

“Nanti kami akan datang untuk bisa menjalin kerja sama yang lebih baik,” ucap Regar.

Meski baru tiga minggu memimpin BUMD tersebut, Regar mengaku optimistis target yang ditetapkan dapat tercapai, bahkan melampaui capaian sebelumnya.

“Hazora tahun 2025 targetnya melampaui dari yang ditetapkan. Semoga di tahun depan, saat target kita naikkan, bisa tercapai. Ini sebagai sumbangsih bagi Pemkab Jember, sehingga PDAM menjadi perusahaan yang sehat dan bisa diandalkan,” ungkapnya.

Selain perluasan pasar, Perumdam Tirta Pandalungan juga akan mendorong digitalisasi sistem untuk memperbaiki mekanisme dan prosedur kerja.

“Kebocoran juga harus dikurangi, karena yang sering kita hadapi adalah kurangnya air di angka 10 persen. Ini harus didukung oleh teknologi,” sebut Regar.

Ia juga meminta Manajer Hazora untuk memetakan pasar secara detail agar pengembangan ke depan lebih terarah.

“Sehingga terlihat market yang sudah ada dan yang belum. Optimalisasi penjualan di Jember bisa berjalan maksimal,” tegasnya.

Regar menambahkan, target pendapatan Hazora pada 2026 sebesar Rp5 miliar dinilai sangat realistis.

“Kalau target 2026 Rp5 miliar itu sangat memungkinkan. Ini harus kita dukung dan support,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.