Selasa, 23 Jun 2026 08:44 WIB

SPPG Pemasok SMKN 3 Boyolangu Diminta Berhenti Sementara Usai Ratusan Siswa Diare

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Mutiara Rawa Selatan di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Mutiara Rawa Selatan di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com – Tim Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Tulungagung bersama Dinas Kesehatan dan kepolisian mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Mutiara Rawa Selatan di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu. Kedatangan mereka untuk melakukan pemeriksaan serta mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab ratusan siswa SMKN 3 Boyolangu mengalami diare.

Untuk sementara, operasional SPPG tersebut diminta dihentikan hingga hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan selesai dilakukan.

Baca Juga: Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Sekretaris Satgas MBG Tulungagung, Sony Welly Ahmadi mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan adanya keluhan diare dari para pelajar usai mengonsumsi menu MBG.

“Kami sudah meninjau kondisi di SMKN 3 Boyolangu dan SPPG untuk mengetahui situasi di lapangan,” ujarnya, Selasa (20/1/2025).

Berdasarkan hasil koordinasi, tercatat 70 siswa tidak masuk sekolah pada hari ini. Selain itu, sebanyak 123 siswa mengeluhkan diare saat berada di lingkungan sekolah.

Dari hasil peninjauan, diketahui para siswa diduga mengalami gangguan pencernaan setelah mengonsumsi makanan MBG pada Senin (19/1/2026). Adapun menu yang disajikan saat itu meliputi nasi putih, ayam bakar, tahu kuning, sambal kecap, selada, dan semangka.

Baca Juga: Massa Aksi Dukung MBG di Malang Panen Hadiah, dari Sayuran hingga Kulkas

Sesuai prosedur operasional standar (SOP), setiap SPPG wajib menyisihkan sebagian makanan harian sebagai sampel. Petugas telah mengamankan sampel tersebut dan berencana mengirimkannya ke laboratorium di Surabaya untuk diuji lebih lanjut.

“Kami juga meminta Dinas Kesehatan Tulungagung untuk mengambil sampel sisa makanan di SPPG,” jelas Sony.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan telah menginstruksikan 32 puskesmas di Tulungagung agar bersiaga dan melaporkan secara berkala apabila ada siswa SMKN 3 Boyolangu yang membutuhkan perawatan.

Baca Juga: Monitoring Dua SPPG, Ini Kata Satgas MBG Probolinggo

Terkait status operasional SPPG, pihak Satgas masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

“Sembari menunggu hasil laboratorium, SPPG untuk sementara waktu tidak memberikan pelayanan kepada penerima manfaat,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.