Jumat, 12 Jun 2026 02:29 WIB

Persid Jember Minta Maaf atas Insiden Pelemparan Bus Persida Sidoarjo

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 20 Jan 2026 19:10 WIB
Potongan video bus rombongan Tim Persida Sidoarjo dilempari batu (tangkapan layar)
Potongan video bus rombongan Tim Persida Sidoarjo dilempari batu (tangkapan layar)

jatimnow.com – Manajemen Persid Jember menyampaikan permohonan maaf atas insiden pelemparan batu terhadap bus rombongan Tim Persida Sidoarjo setelah laga tandang di Stadion Jember Sport Garden (JSG).

Video aksi pelemparan tersebut sempat viral di media sosial. Dalam rekaman terlihat bus yang ditumpangi tim Persida dilempari batu oleh orang tak dikenal saat keluar dari area stadion menuju jalan raya, Senin (19/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Baca Juga: Tampil Solid, Persid Jember Kalahkan Persemay Maybrat

“Kami atas nama yayasan, manajemen, panpel dan mungkin termasuk Pemkab Jember memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden kemarin,” ujar Ketua Yayasan Persid Jember, Ardi Pujo Prabowo, Selasa (20/1/2026).

Ardi menegaskan, kejadian itu berlangsung di luar area stadion.

“Bahwa insiden yang terjadi kemarin, pelemparan bus ke Persida Sidoarjo itu terjadi di luar stadion,” sambungnya.

Menurutnya, pada Senin malam seluruh manajemen tim yang berlaga di JSG telah dipertemukan dalam mediasi yang difasilitasi Polres Jember. Pertemuan itu dihadiri perwakilan Persida Sidoarjo, Mojokerto Putra, dan Persiba Bangkalan.

“Kita duduk bareng bersama yang difasilitasi oleh Polres Jember. Intinya, kami akan memperbaiki itu. Kami akan membuat nyaman tim tamu yang akan bertanding dan berlaga di Jember Sport Garden,” ungkap Ardi.

Baca Juga: Jalin Kerja Sama dengan Persid Jember, UIN KHAS Sediakan Beasiswa untuk Pemain

Dari hasil kesepakatan, pertandingan berikutnya dipastikan tetap digelar di Stadion JSG dengan peningkatan pengamanan.

“Pertandingan yang dimulai besok tetap di JSG. Semalam sudah ada kesepakatan, aparat penegak hukum akan membantu pengawalan klub tamu agar nyaman dan aman bermain di JSG, sampai pulang ke hotel dengan aman,” tegasnya.

Meski demikian, pihak Persid mengaku akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga: Cegah Perusakan, KAI Daop 7 Libatkan Pelajar Madrasah di Nganjuk Jadi Agen Keselamatan KA

“Kami tidak mungkin bisa mengawasi dari lapangan sampai penonton pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya. Ia berharap dukungan masyarakat tetap diberikan dengan cara yang positif.

“Semoga ke depan hal-hal seperti ini tidak terjadi. Doakan Persid bisa berlaga di putaran nasional, kami juga akan mengajukan sebagai tuan rumah kembali,” tuturnya.

Ardi turut mengimbau suporter dan warga Jember tidak bertindak anarkis serta mendukung Persid dengan fanatisme dan nasionalisme yang sehat, tanpa merugikan klub kebanggaan mereka sendiri.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.