Senin, 15 Jun 2026 05:13 WIB

PDAM Lamongan Kebut Target 3.500 SR Baru di Tahun 2026

Pj Dirut PDAM Lamongan, Syahril Muhammad Majidi, saat memberikan keterangan terkait target SR tahun 2026. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pj Dirut PDAM Lamongan, Syahril Muhammad Majidi, saat memberikan keterangan terkait target SR tahun 2026. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lamongan menargetkan pemasangan 3.500 sambungan rumah (SR) baru sepanjang tahun 2026. Program ini difokuskan untuk memperluas akses air bersih, khususnya di wilayah Lamongan selatan.

Penanggung Jawab Direktur Utama PDAM Lamongan, Syahril Muhammad Majidi, mengungkapkan bahwa target tersebut diharapkan sudah tercapai pada April 2026. Hingga Januari ini, realisasi pemasangan telah mencapai 1.500 SR.

Baca Juga: PDAM Lamongan Perluas Layanan SPAM Mojolagres, Target Capai 2500 Rumah

“Pada Januari saja sudah terpasang 1.500 sambungan rumah. Kami berharap pada April mendatang target 3.500 SR bisa terpenuhi,” ujar Syahril, Senin (19/1/2026).

Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran program ini meliputi Kecamatan Tikung secara merata, termasuk kawasan Perum Graha, Desa Tambakrigadung, Desa Joto, Perum Kaliber, serta beberapa kawasan lain.

Keberadaan Sistem Penyediaan Air Minum Mojokerto, Lamongan, dan Gresik (SPAM Mojolagres) dinilai akan memberi dampak signifikan terhadap ketersediaan air bersih di Lamongan selatan.

“Target ini harus tercapai karena Lamongan mendapat tambahan suplai air sebesar 50 liter per detik dari SPAM Mojolagres,” jelasnya.

Terkait biaya pemasangan, PDAM Lamongan menetapkan tarif sebesar Rp1.671.000 per SR. Apabila terdapat kebutuhan pemasangan jaringan tersier, biayanya akan dibebankan kepada masyarakat dengan nominal tidak melebihi biaya pemasangan SR.

“Pembayaran bisa dicicil selama tiga bulan sesuai perjanjian. Kami akan bantu dan permudah, karena air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat,” paparnya.

Syahril menambahkan, pihaknya juga berkomitmen menjaga kualitas air melalui penerapan teknologi semiotomatis pada proses penjernihan di wilayah hulu.

“Dulu prosesnya masih manual, sekarang sudah semiotomatis sehingga kualitas air lebih terjamin dan terkontrol,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.