Minggu, 14 Jun 2026 06:04 WIB

BIG Siap Suplai Kapur Smelter Nikel dari Tambang Tepi Laut Sumenep

Pertambangan nikel telah menjadi salah satu pilar penting dalam ekonomi Indonesia selama beberapa dekade. (Foto: ICSA/jatimnow.com)
Pertambangan nikel telah menjadi salah satu pilar penting dalam ekonomi Indonesia selama beberapa dekade. (Foto: ICSA/jatimnow.com)

jatimnow.com - Industri smelter nikel di Indonesia menunjukkan perkembangan pesat dengan proyeksi 44 smelter beroperasi pada tahun 2025.

Sebaran smelter ini meliputi Maluku Utara (18 smelter), Sulawesi Tengah (17 smelter), Sulawesi Selatan (1 smelter), dan Sulawesi Tenggara (3 smelter).

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Kebutuhan akan kapur sebagai campuran utama dalam produksi nikel menjadi krusial. Tanpa kapur, proses ekstraksi nikel tidak akan berjalan optimal.

Founder Owner Bandar Indonesia Grup (BIG), HRM Khalilur R Abdullah Syahlawiy, menjelaskan bahwa kapur memiliki peran vital dalam proses produksi nikel di smelter.

"Kapur adalah komponen tak terpisahkan dalam produksi nikel. Tanpa kapur sebagai campuran utama, nikel tidak akan pernah bisa diekstraksi dengan sempurna," ujarnya.

Baca Juga: Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Pengusaha yang akrab disapa Gus lilur itu menyebut, Indonesia memiliki sumber daya tambang kapur yang melimpah. Namun, sebagian besar lokasi tambang kapur berada cukup jauh dari laut, yang bisa menjadi kendala dalam proses distribusi.

Bandar Indonesia Grup (BIG) melihat peluang ini dan menyiapkan tambang kapur mereka di Sumenep, Jawa Timur, yang berlokasi strategis di tepi laut.

BIG memiliki 275 tambang kapur yang tersebar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Puluhan tambang kapur BIG di Sumenep, Jawa Timur, berada tepat di tepi laut, memungkinkan efisiensi dalam logistik dan distribusi kapur ke berbagai smelter nikel di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Gus Lilur Tagih Janji KEK Tembakau Madura demi Berantas Rokok Ilegal

"Kami melihat kebutuhan kapur untuk smelter nikel sebagai peluang untuk memberikan kontribusi nyata bagi industri nikel nasional. Dengan lokasi tambang yang strategis di tepi laut, kami siap menjadi pemasok utama kapur untuk smelter nikel di seluruh Indonesia," tambah Gus Lilur

Dengan kesiapan pasokan kapur dari BIG, diharapkan industri smelter nikel di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.