Rabu, 17 Jun 2026 17:14 WIB

Kata Pertamina EP Cepu soal Bau Menyengat di Wilayah Operasional Bojonegoro

Lapangan Jambaran–Tiung Biru (JTB) milik Pertamina EP Cepu (PEPC).
Lapangan Jambaran–Tiung Biru (JTB) milik Pertamina EP Cepu (PEPC).

jatimnow.com – Warga di Kecamatan Ngasem ramai memperbincangkan bau menyengat yang tercium di sejumlah wilayah dan menjadi perbincangan di media sosial. Bau tersebut diduga berasal dari sekitar area operasional Lapangan Jambaran–Tiung Biru (JTB) milik Pertamina EP Cepu (PEPC).

Keluhan tersebut salah satunya muncul di grup Facebook Media Masyarakat Ngasem. Seorang warga dengan akun Mad Warazs menuliskan, “bauknya dari JTB sangat mengganggu orang ngasem.”

Baca Juga: Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru, Pertamax Naik Signifikan

Keluhan serupa juga disampaikan akun Wulan Buk’e Rara yang mempertanyakan sumber bau tersebut. 

“Info wong Ngasem mambu koyo sapi teng gak yo kene ambune mambratt,” tulisnya dalam unggahan di grup tersebut.

Menanggapi keluhan tersebut, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) menyampaikan apresiasi atas perhatian dan laporan masyarakat terkait kondisi yang dirasakan warga di Desa Ngasem dan sekitarnya.

Manager Communication & Relations CID PEPC, Rahmat Drajat, mengatakan pihaknya memahami ketidaknyamanan yang dialami masyarakat dan langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

“Kami menyampaikan empati atas situasi yang dirasakan warga. Tim teknis kami telah bergerak cepat melakukan peninjauan terhadap seluruh fasilitas operasional di Lapangan JTB,” ujar Rahmat Drajat dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, seluruh kegiatan operasional di Lapangan JTB dipastikan berjalan normal. Tidak ditemukan adanya anomali maupun gangguan pada fasilitas produksi.

Selain itu, PEPC juga melakukan pemantauan kualitas udara di lokasi sekitar sesuai dengan standar prosedur Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Hasil pengukuran menunjukkan kualitas udara berada dalam kondisi aman dan tidak melebihi baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg Aman Selama Libur Idul Adha di Jatim

“Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan indikasi parameter kualitas udara yang melampaui ambang batas,” jelas Rahmat.

Rahmat menegaskan, PEPC berkomitmen untuk selalu mengedepankan keselamatan masyarakat serta perlindungan lingkungan dalam setiap kegiatan operasional. Saat ini, perusahaan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan para pemangku kepentingan terkait guna memastikan kondisi tetap kondusif.

“Apabila terdapat perkembangan terbaru dari proses pemantauan yang sedang berlangsung, kami akan segera menyampaikan informasi kepada publik,” pungkas Rahmat.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.