Rabu, 22 Jul 2026 05:46 WIB

Konflik JCE-Blawan Berlarut, Pekerja Kebun Kopi Turun ke Jalan

Ribuan pekerja perkebunan menggelar aksi damai di Bondowoso menuntut penyelesaian konflik JCE-Blawan yang merusak aset negara dan rasa aman. (Foto/jatimnow.com)
Ribuan pekerja perkebunan menggelar aksi damai di Bondowoso menuntut penyelesaian konflik JCE-Blawan yang merusak aset negara dan rasa aman. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Konflik lahan Java Coffee Estate (JCE) dan Blawan yang tak kunjung selesai kini berdampak langsung pada kehidupan ribuan pekerja perkebunan di Bondowoso. Rasa aman memudar, aktivitas kebun tersendat, dan aset negara rusak.

Situasi itu mendorong ribuan anggota Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara XII (SPBUN NXII) turun ke depan Kantor Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Selasa (6/1).

Baca Juga: Coffee Cupping Workshop SPBUN Nusantara XII Cetak SDM Kopi Berdaya Saing

Aksi damai tersebut menjadi bentuk kegelisahan pekerja atas konflik berkepanjangan di kawasan PTPN I Regional 5.

Sejak September 2023 hingga akhir 2025, ratusan ribu pohon kopi ditebang, tanaman penaung dirusak, dan lahan kebun dikuasai secara ilegal.

Dampaknya tak berhenti pada kerugian perusahaan, tetapi merembet ke penghidupan keluarga pekerja dan stabilitas ekonomi lokal.

Ketegangan meningkat sepanjang 2025. Dua rumah dinas berstatus cagar budaya terbakar, kendaraan karyawan dirusak, kantor afdeling dijarah, hingga fasilitas sosial seperti posyandu ikut menjadi sasaran.

Penutupan akses menuju Afdeling Kaligedang dan berdirinya posko sakera sejak November 2025 membuat mobilitas pekerja lumpuh dan mempersempit ruang hidup masyarakat sekitar kebun.

Ketua SPBUN NXII, Bramantyo, menyatakan para pekerja hanya ingin kembali bekerja tanpa bayang-bayang ancaman.

“Kami ingin bekerja dengan tenang, aman, dan bermartabat. Aksi ini menjadi seruan agar hukum ditegakkan secara adil dan tegas,” katanya.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Diskusi Penghapusan Konten Digital dan Masa Depan Kemerdekaan Pers

Ribuan pekerja perkebunan menggelar aksi damai di Bondowoso menuntut penyelesaian konflik JCE-Blawan yang merusak aset negara dan rasa aman. (Foto/jatimnow.com)Ribuan pekerja perkebunan menggelar aksi damai di Bondowoso menuntut penyelesaian konflik JCE-Blawan yang merusak aset negara dan rasa aman. (Foto/jatimnow.com)

Berbeda dari demonstrasi pada umumnya, massa aksi memilih pendekatan simbolik. Mereka membersihkan sampah di sekitar lokasi, membagikan bunga kepada pengguna jalan, serta menyebarkan barcode berisi informasi konflik JCE-Blawan. Selawat bersama mengiringi aksi sebagai penanda bahwa tuntutan disampaikan tanpa kekerasan.

Manajemen PTPN I Regional 5 menyambut aksi tersebut. Kepala Bagian Sekretariat dan Umum, R. I. Setiyobudi, mengatakan perusahaan menghargai penyampaian pendapat pekerja.

“Aksi damai ini merupakan empati terhadap pekerja kebun kopi di Ijen yang juga bagian dari masyarakat sekitar. Mereka bekerja dalam kondisi tidak nyaman akibat persekusi oleh pihak tak dikenal, sekaligus memberi dukungan moril kepada pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menjaga aset negara,” ujarnya.

Baca Juga: PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi

Menurut manajemen, konflik yang berlarut bukan hanya persoalan internal perkebunan, tetapi ancaman bagi citra Bondowoso sebagai daerah penghasil kopi.

Kerusakan lingkungan, gangguan sosial, dan potensi instabilitas ekonomi menjadi risiko nyata jika penyelesaian terus tertunda.

Melalui aksi ini, SPBUN NXII mendesak pemerintah daerah dan aparat hukum segera turun tangan secara konkret.

Bagi para pekerja, kehadiran negara bukan sekadar simbol, melainkan jaminan bahwa hukum melindungi mereka yang menggantungkan hidup pada kebun kopi JCE dan Blawan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.