Minggu, 07 Jun 2026 03:30 WIB

Konflik JCE-Blawan Berlarut, Pekerja Kebun Kopi Turun ke Jalan

Ribuan pekerja perkebunan menggelar aksi damai di Bondowoso menuntut penyelesaian konflik JCE-Blawan yang merusak aset negara dan rasa aman. (Foto/jatimnow.com)
Ribuan pekerja perkebunan menggelar aksi damai di Bondowoso menuntut penyelesaian konflik JCE-Blawan yang merusak aset negara dan rasa aman. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Konflik lahan Java Coffee Estate (JCE) dan Blawan yang tak kunjung selesai kini berdampak langsung pada kehidupan ribuan pekerja perkebunan di Bondowoso. Rasa aman memudar, aktivitas kebun tersendat, dan aset negara rusak.

Situasi itu mendorong ribuan anggota Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara XII (SPBUN NXII) turun ke depan Kantor Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Selasa (6/1).

Baca Juga: PTPN I Regional 5 Gandakan Lahan Tembakau Klaten, Bangun 38 Sumur Bor

Aksi damai tersebut menjadi bentuk kegelisahan pekerja atas konflik berkepanjangan di kawasan PTPN I Regional 5.

Sejak September 2023 hingga akhir 2025, ratusan ribu pohon kopi ditebang, tanaman penaung dirusak, dan lahan kebun dikuasai secara ilegal.

Dampaknya tak berhenti pada kerugian perusahaan, tetapi merembet ke penghidupan keluarga pekerja dan stabilitas ekonomi lokal.

Ketegangan meningkat sepanjang 2025. Dua rumah dinas berstatus cagar budaya terbakar, kendaraan karyawan dirusak, kantor afdeling dijarah, hingga fasilitas sosial seperti posyandu ikut menjadi sasaran.

Penutupan akses menuju Afdeling Kaligedang dan berdirinya posko sakera sejak November 2025 membuat mobilitas pekerja lumpuh dan mempersempit ruang hidup masyarakat sekitar kebun.

Ketua SPBUN NXII, Bramantyo, menyatakan para pekerja hanya ingin kembali bekerja tanpa bayang-bayang ancaman.

“Kami ingin bekerja dengan tenang, aman, dan bermartabat. Aksi ini menjadi seruan agar hukum ditegakkan secara adil dan tegas,” katanya.

Baca Juga: Warga Curah Nongko Jember Nikmati Listrik dari PTPN I Regional 5

Ribuan pekerja perkebunan menggelar aksi damai di Bondowoso menuntut penyelesaian konflik JCE-Blawan yang merusak aset negara dan rasa aman. (Foto/jatimnow.com)Ribuan pekerja perkebunan menggelar aksi damai di Bondowoso menuntut penyelesaian konflik JCE-Blawan yang merusak aset negara dan rasa aman. (Foto/jatimnow.com)

Berbeda dari demonstrasi pada umumnya, massa aksi memilih pendekatan simbolik. Mereka membersihkan sampah di sekitar lokasi, membagikan bunga kepada pengguna jalan, serta menyebarkan barcode berisi informasi konflik JCE-Blawan. Selawat bersama mengiringi aksi sebagai penanda bahwa tuntutan disampaikan tanpa kekerasan.

Manajemen PTPN I Regional 5 menyambut aksi tersebut. Kepala Bagian Sekretariat dan Umum, R. I. Setiyobudi, mengatakan perusahaan menghargai penyampaian pendapat pekerja.

“Aksi damai ini merupakan empati terhadap pekerja kebun kopi di Ijen yang juga bagian dari masyarakat sekitar. Mereka bekerja dalam kondisi tidak nyaman akibat persekusi oleh pihak tak dikenal, sekaligus memberi dukungan moril kepada pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menjaga aset negara,” ujarnya.

Baca Juga: Peringati May Day, SPBUN NXII Pilih Jalan Spiritual

Menurut manajemen, konflik yang berlarut bukan hanya persoalan internal perkebunan, tetapi ancaman bagi citra Bondowoso sebagai daerah penghasil kopi.

Kerusakan lingkungan, gangguan sosial, dan potensi instabilitas ekonomi menjadi risiko nyata jika penyelesaian terus tertunda.

Melalui aksi ini, SPBUN NXII mendesak pemerintah daerah dan aparat hukum segera turun tangan secara konkret.

Bagi para pekerja, kehadiran negara bukan sekadar simbol, melainkan jaminan bahwa hukum melindungi mereka yang menggantungkan hidup pada kebun kopi JCE dan Blawan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.