Senin, 22 Jun 2026 04:15 WIB

Bermain 10 Orang, Persita Sukses Taklukkan Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang

Foto: Konferensi pers tim Persita Tangerang Carlos Pena dan Kharisma Fatoni (Aris /Jatimnow.com)
Foto: Konferensi pers tim Persita Tangerang Carlos Pena dan Kharisma Fatoni (Aris /Jatimnow.com)

jatimnow.com-Persita Tangerang berhasil mencuri tiga poin dari Stadion Kanjuruhan Malang, markas Arema FC. Kemenangan 0 - 1 itu juga memperpanjang rekor tak pernah menang Arema FC di kandang sendiri sejak September 2025 lalu.

Satu gol dari pemain pengganti Andrejic Aleksa menit 90 sudah cukup membuat Arema FC menderita di kandang sendiri. Menariknya gol itu tercipta justru ketika Persita bermain 10 orang sejak menit 69, usai Andrean Benyamin Rindorino dikartu merah wasit Asep Yandis.

Baca Juga: Persikmania Kawal Kepulangan Persik KediriTim Usai Menangi Laga Derby Jatim

Sepanjang pertandingan memang Persita Tangerang memang diserang habis-habisan. Namun perubahan dilakukan Pendekar Cisadane, julukan Persita ketika bermain 10 pemain, sehingga bermain lebih taktis dan efisien dalam penyerangan.

Arema FC nyaris dibuat frustasi dengan kokohnya pertahanan tim tamu. Namun sekali serangan berawal dari kesalahan Muhammad Rafli dalam menguasai bola dan direbut lawan berbuah petaka. Pemain pengganti Andrejic Aleksa menit 90 memaksa Arema FC menelan kekalahan di kandangnya.

Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena mengakui, ia memanfaatkan betul pergantian pemain setelah menerima kartu merah dan bermain 10 orang. Masuknya Dejan Racic, Andrejic Aleksa, dan Aep Nursofyan menit 82 secara bersamaan mengubah skema.

"Di pergantian terakhir kita manfaatkan tiga pemain, saya masukkan Dejan, Aleksa, dan Aep. Saya tahu kualitas Dejan, dengan kualitas kita bisa memanfaatkan itu dan bisa membuat pertandingan lebih baik," ungkap Carlos Pena, seusai laga pada Selasa malam (30/12).

Baca Juga: Persik Kediri Taklukkan Arema FC dalam Derbi Jawa Timur di Gresik

Baginya tiga poin di laga tandang melawan Arema FC memang sangat berharga. Apalagi timnya bertandang ke Malang tidak diperkuat Pablo Garnet dan kapten tim Muhammad Toha. Alhasil tanpa diperkuat keduanya, ia harus mengubah gaya main, terlebih ketika harus mengganti pemain saat babak pertama memasuki menit 10 bermain 10 pemain dari menit 69.

"Kita harus survive dengan fakta yang terjadi di lapangan (menerima kartu merah). Saya bangga dg pemain saya bisa bermain dan kerja keras sampai menit terakhir dan mendapatkan tiga poin. Ini poin yang sangat berharga buat kita," kata pelatih asal Spanyol ini.

Meski menang, pelatih berusia 42 tahun itu masih punya satu pekerjaan rumah yaitu menstabilkan penampilan Hokky Caraka, penyerang Persita Tangerang dan Timnas Indonesia U-23. Hokky sendiri di pertandingan melawan Arema FC mendapatkan satu peluang emas saat berhadapan dengan penjaga gawang Lucas Frigeri di menit 62, tapi gagal dikonversi gol.

Baca Juga: Para Pemain Persik Kediri Bertekad Kalahkan Arema FC Agar Suporter Bahagia

"Saya kira dia (Hokky Caraka) harusnya bisa termotivasi untuk bisa mencetak gol, dia juga punya peluang untuk bisa mencetak gol. Tapi dia terlalu lama untuk berpikir, ketika berhadapan dengan penjaga gawang sehingga dia gagal mencetak gol," tukasnya.

Bagi Persita Tangerang kemenangan 0 - 1 di kandang Arema FC membuat posisinya naik ke peringkat lima klasemen sementara. Pendekar Cisadane, julukan Persita Tangerang meraih lima besar. Tim asuhan Carlos Pena itu meraih 25 poin hasil dari 7 kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan.

Sedangkan, Arema FC ini membuat posisinya melorot ke peringkat 11 klasemen sementara Super League musim 2025 - 2026. Singo Edan meraih 18 poin, hasil dari empat kemenangan, enam hasil imbang, dan lima kekalahan.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.