Minggu, 14 Jun 2026 12:49 WIB

Pengelola Parkiran Siap Ganti Kerugian Puluhan Motor yang Terbakar

Bangkai motor korban kebakaran rumah parkir, Jumat (19/10)/Fotografer: Arry Saputra/jatimnow.com
Bangkai motor korban kebakaran rumah parkir, Jumat (19/10)/Fotografer: Arry Saputra/jatimnow.com

jatimnow.com - Keluarga Hj Fatimah yang mengelola rumah parkir siap mengganti kerugian puluhan motor siswa yang ikut terbakar.

Rumah parkir di Jalan Karang Rejo Timur I yang lokasinya tak jauh dari SMKN 1 ini ludes terbakar pada Kamis (18/10). 55 motor dan 1 mobil boks terpanggang.  Pihak SMKN 1 mendata jika motor siswanya yang ikut terbakar sebanyak 54 unit.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

Lutfi, putra Hj Fatimah menyanggupi akan mengganti rugi keseluruhan motor yang hangus.

Baca Juga:  55 Motor Korban Kebakaran Rumah Parkir: 54 Milik Pelajar SMKN 1

"Puluhan motor siswa yang diparkir di lahan kami akan diganti rugi," terang Lutfi saat ditemui di rumahnya, Jumat (19/10/2018).

Selain menyanggupi ganti rugi, Lutfi juga menyampaikan permohonan maaf baik kepada pemilik motor, pihak SMKN 1 Surabaya dan tetangganya atas musibah tersebut.

"Saat ini kami masih melakukan koordinasi dengan polsek (Wonokromo) untuk proses mediasi antara wali murid korban, pihak sekolah guna mencari jalan keluarnya. Mohon kesabarannya ya," kata Lutfi.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Ia menambahkan bahwa sang ibunda Hj Fatimah hingga saat ini masih belum bisa memberikan komentar kepada media. Hj Fatimah masih syok.

"Mohon maaf ya mas, ibu tidak bisa diwawancarai. Biar saya saja yang menjawab pertanyaan teman-teman," pungkasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Iptu Ristitanto menyatakan, pihaknya saat ini masih mengidentifikasi satu persatu motor yang terbakar, bekerja sama dengan Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Satlantas.

Baca Juga: Rumah Warga di Jember Terbakar Jelang Pesta Pernikahan

"Kami akan mengecek noka (nomor rangka) dan nosin (nomor mesin) motor-motor yang terbakar, satu per satu. Dan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar," beber Risti.

Kata Risti, pengecekan noka nosin itu dilakukan agar pihaknya mempunyai data valid terkait kepemilikan motor. Sehingga kalau ada pelapor yang mengaku sebagai pemilik motor, bisa langsung memverifikasi datanya.

"Juga untuk menghindari orang yang ngaku-ngaku," tegasnya.

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.