Senin, 22 Jun 2026 17:05 WIB

17 Narapidana Kristiani di Lapas Kediri Terima Remisi Natal, 4 Belum Penuhi Syarat

  • Penulis :
  • | Kamis, 25 Des 2025 15:05 WIB
Perayaan natal di Lapas Kediri. (Foto: Lapas Kediri for jatimnow.com)
Perayaan natal di Lapas Kediri. (Foto: Lapas Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri menyerahkan Remisi Khusus Natal Tahun 2025 kepada narapidana beragama Kristiani, Rabu (25/12/2025). Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara atas pemenuhan hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat ini, Lapas Kelas IIA Kediri dihuni oleh 902 orang, terdiri dari 522 narapidana dan 380 tahanan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 32 warga binaan beragama Kristiani, dengan rincian 21 narapidana dan 11 tahanan. Penegasan ini disampaikan untuk memperjelas bahwa Remisi Khusus Natal hanya dapat diberikan kepada warga binaan yang berstatus narapidana dan telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

Baca Juga: Foto: Salat Idul Adha di Lapas Kediri

Dari total 21 narapidana Kristiani tersebut, sebanyak 17 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhak menerima Remisi Khusus Natal Tahun 2025 berupa pengurangan masa pidana. Sementara itu, empat narapidana lainnya belum dapat diusulkan karena belum memenuhi persyaratan administratif maupun substantif.

Seluruh penerima remisi memperoleh Remisi Khusus I (RK I) atau pengurangan sebagian masa pidana. Rinciannya, lima narapidana mendapatkan pengurangan masa pidana selama 15 hari, 11 narapidana memperoleh remisi satu bulan, dan satu narapidana menerima pengurangan masa pidana selama satu bulan 15 hari. Tidak terdapat narapidana yang memperoleh pengurangan masa pidana hingga dua bulan maupun Remisi Khusus II yang mengakibatkan langsung bebas.

Baca Juga: One Day One Juz, Ramadan di Lapas Kediri

Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Solichin, menyampaikan bahwa pemberian remisi merupakan wujud kehadiran negara yang tetap mengedepankan prinsip keadilan dan kepastian hukum.

“Total warga binaan Kristiani di Lapas Kediri berjumlah 32 orang. Dari jumlah tersebut, 17 narapidana telah memenuhi seluruh persyaratan sehingga berhak memperoleh Remisi Khusus Natal,” ujar Solichin.

Baca Juga: Aksi Nekat Istri Selundupkan Sabu untuk Suami di Lapas Kediri Digagalkan

Ia menegaskan, proses pengusulan remisi dilakukan secara selektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pihak Lapas juga memastikan bahwa seluruh hak warga binaan akan dipenuhi sepanjang persyaratan yang ditetapkan dapat dipenuhi.

Melalui pemberian Remisi Khusus Natal ini, Lapas Kelas IIA Kediri berharap dapat memberikan motivasi kepada warga binaan untuk terus berperilaku baik, aktif mengikuti program pembinaan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali dan berbaur dengan masyarakat.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.