Senin, 22 Jun 2026 23:59 WIB

Stop Anggap Haji Mahal, Kemenag Surabaya Bongkar Fakta Biaya Haji Reguler

Seminar "Inspirasi Haji" di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), Minggu (21/12/2025). (Foto: FJN/jatimnow.com)
Seminar "Inspirasi Haji" di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), Minggu (21/12/2025). (Foto: FJN/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya mematahkan anggapan publik bahwa biaya haji selalu lebih mahal daripada umrah.

Dalam seminar "Inspirasi Haji" di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), Minggu (21/12/2025), data menunjukkan bahwa haji reguler justru lebih ekonomis jika dihitung berdasarkan durasi ibadah.

Baca Juga: Jemaah Haji Jatim Mulai Melunasi Biaya, DPR Ingatkan Risiko Transisi Kementerian

Edukasi ini menyasar jamaah Majelis Taklim Surabaya Barat untuk meluruskan distorsi informasi biaya yang selama ini menghambat niat warga mendaftar haji.

Kemenag menegaskan, masyarakat tidak perlu ragu memulai langkah administratif karena jalur reguler menawarkan harga yang masuk akal.

Penyuluh Agama Islam Bidang Haji dan Umrah, H. Hasan El Juney, membedah rasio biaya tersebut secara tajam. Ia meminta masyarakat tidak hanya terjebak pada nominal angka di awal, tetapi melihat fasilitas dan masa tinggal yang didapatkan jamaah.

"Logikanya sederhana. Umrah saat ini rata-rata memakan biaya Rp30 juta hanya untuk sembilan hari. Sedangkan haji reguler melalui Kementerian Haji melayani jamaah selama 30 hari dengan biaya yang justru lebih rendah," tegas Hasan.

Baca Juga: KB Bank Syariah dan BPKH Gelar Seminar Haji di Surabaya

Menurutnya, pemahaman ini krusial agar umat Muslim tidak merasa minder secara finansial. Dengan manajemen keuangan yang tepat dan memanfaatkan jalur resmi negara, rukun Islam kelima ini sangat terjangkau bagi masyarakat luas.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah, Hj. Sururil Faizin, menyatakan bahwa penyuluhan ini adalah langkah proteksi bagi warga. Informasi akurat langsung dari sumber resmi menjadi benteng agar jamaah tidak terjebak tawaran biro perjalanan yang tidak bertanggung jawab.

"Kami terjunkan para penyuluh untuk memberikan fakta, bukan desas-desus. Tujuannya agar warga paham proses dan biaya yang sebenarnya, sehingga tidak mudah tertipu jalur instan yang ilegal," ujar Sururil.

Baca Juga: AMPHURI: Kementerian Haji Umrah, Momentum Tingkatkan Kualitas Haji

Hadirnya pakar seperti H. Nur Salam, H. Rasyid Ridho, dan Prof. H. Mukhrojin memperkuat pesan bahwa kendala utama haji bukanlah uang, melainkan kurangnya literasi mengenai sistem pendaftaran yang disediakan pemerintah.

Seminar di Jalan Pregolan Bunder ini memicu antusiasme warga untuk mulai menyusun rencana keuangan haji. Masyarakat kini menyadari bahwa pendaftaran haji adalah keputusan administratif yang bisa diambil tanpa harus menunggu tabungan menumpuk hingga ratusan juta rupiah.

Kemenag Surabaya berharap kesadaran akan efisiensi biaya haji ini terus meluas. Dengan sistem yang transparan dan biaya yang kompetitif, ibadah mabrur kini menjadi target yang sangat mungkin dicapai oleh setiap Muslim di Surabaya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.