Rabu, 17 Jun 2026 18:44 WIB

KAI Daop 7 Catat 85.946 Penumpang Naik Selama Nataru, Terbanyak Madiun dan Kediri

  • Penulis :
  • | Minggu, 21 Des 2025 14:45 WIB
Penumpang kereta api di stasiun Daop 7 Madiun. (Foto: Daop 7 Madiun/jatimnow.com)
Penumpang kereta api di stasiun Daop 7 Madiun. (Foto: Daop 7 Madiun/jatimnow.com)

jatimnow.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun melaporkan hingga hari Minggu, 21 Desember 2025, selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, jumlah pelanggan yang naik di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun tercatat sebanyak 85.946 pelanggan.

Adapun rincian jumlah pelanggan naik terbanyak berasal dari:

Baca Juga: Antisipasi Macet Saat CFN 6 Juni, Stasiun Kediri Imbau Penumpang Datang Lebih Awal

1. Stasiun Madiun sebanyak 23.440 pelanggan,

2. Stasiun Kediri 12.283 pelanggan,

3. Stasiun Jombang 9.219 pelanggan,

4. Stasiun Blitar 8.185 pelanggan,

5. Stasiun Tulungagung 7.560 pelanggan,

6. Stasiun Kertosono 6.297 pelanggan,

7. Serta sebanyak 18.962 pelanggan lainnya berasal dari Stasiun Caruban, Magetan, Ngawi, Ngunut, Nganjuk, Papar, dan Stasiun Walikukun.

Sementara itu, untuk pelanggan turun atau kedatangan, KAI Daop 7 Madiun telah mencatat sebanyak 89.726 pelanggan yang telah dan akan turun di stasiun-stasiun Daop 7 Madiun. Dengan jumlah penumpang turun terbanyak di Stasiun Madiun yaitu 25.366 pelanggan dan Stasiun Kediri 12.761 pelanggan.

Untuk kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun, antara lain KA Madiun Jaya, KA Brantas, KA Brantas Tambahan, KA Singasari, KA Kahuripan, dan KA Bangunkarta, jumlah pelanggan naik tercatat sebanyak 32.666 pelanggan atau setara dengan 50�ri total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 65.565 tempat duduk.

Secara kumulatif, tingkat okupansi perjalanan KA selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 109%, dengan total 71.771 pelanggan telah dilayani.

Untuk keberangkatan hari ini, MInggu (21/12), total pelanggan yang naik dari Daop 7 Madiun sebanyak 6.615 pelanggan.

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

Dengan rincian sebagai berikut:

1. Madiun 2.120 pelanggan;

2. Kediri 780 pelanggan;

3. Jombang 765 pelanggan;

4. Tulungagung 536 pelanggan;

5. Blitar 469 pelanggan;

Baca Juga: Prabowo Kunker ke Nganjuk, Daop 7 Imbau Penumpang KA Atur Waktu Berangkat

6. Kertosono 429 pelangan; dan

7. Caruban, Magetan, Ngawi, Nganjuk, Ngunut, Papar , Walikukun total sebanyak 1.315 pelanggan.

Meski demikian, KAI Daop 7 Madiun mencatat masih tersedia 7.074 tempat duduk yang tersebar pada periode keberangkatan 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Untuk kelas eksekutif, tempat duduk masih tersedia di berbagai tanggal tersebut, sedangkan untuk kelas ekonomi masih tersedia pada tanggal 26, 30, dan 31 Desember 2025, serta 1 dan 2 Januari 2026.

KAI Daop 7 Madiun mengimbau kepada masyarakat yang belum memiliki tiket agar segera melakukan pemesanan melalui Access by KAI maupun channel resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI. Selain itu, pelanggan juga dapat memanfaatkan diskon tiket sebesar 30% yang masih dapat dipesan hingga 10 Januari 2026, untuk keberangkatan mulai 22 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026.

“Tingginya volume penumpang selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan kereta api. KAI Daop 7 Madiun berkomitmen penuh memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu, dengan dukungan kesiapan sarana, prasarana, serta seluruh petugas yang siaga 24 jam,” ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari.

“Kami juga mengimbau pelanggan untuk segera memanfaatkan sisa ketersediaan tempat duduk dan promo diskon 30 persen khusus kereta kelas ekonomi komersial melalui channel resmi KAI, sebagai bagian dari upaya kami semakin melayani kebutuhan transportasi masyarakat selama libur Nataru,” imbuhnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.