Rabu, 17 Jun 2026 01:01 WIB

Orangtua Siswa Minta Pengelola Rumah Parkir Tanggungjawab

Motor yang terbakar di rumah parkir
Motor yang terbakar di rumah parkir

jatimnow.com - Orangtua murid yang motornya ikut terbakar di rumah parkir di dekat SMKN 1 Surabaya, meminta pertanggungjawaban pemilik rumahJalan Karangrejo Timur I/22, Wonokromo.

Nanang, salah satu orangtua siswa kelas XII BC (Broadcasting) menyatakan, sebagai pihak penyedia jasa lahan parkir, sudah seharusnya pemilik rumah parkir memberikan pertanggungjawaban atas peristiwa tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Ya harus ada yang bertanggung jawab paling enggak satu, pengelola parkir. Karena dia menjual jasa lahannya untuk parkir, karena pemakai jasa membayar. Berarti ya harus ada pertanggungjawaban berapapun yang dibayarkan kalau ada musibah macam-macam seperti kebakaran," harapnya.

Ia menambahkan, anaknya selama ini memakai motor Yamaha Xeon. Ia parkir di tempat tersebut sejak kelas 10 sampai kelas 12.

Hal itu terpaksa dilakukan karena kebijakan dari sekolah tidak mengizinkan siswanya untuk parkir di dalam, karena belum cukup umur dan belum memiliki SIM.

"Akhirnya mencari tempat parkir di luar sekolah. Dan kebetulan di kawasan tersebutkan banyak menyewakan tempat parkir," ujar Nanang yang juga Wapimred di JTV ini.

Terkait dengan pembayaran parkir, Nanang mengatakan, mekanisme pembayaran di lahan parkir tersebut seperti parkir pada umumnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Yaitu membayar sebesar Rp 2-3 ribu dan diberikan karcis seperti nomor gantungan. "Ya harus ada yang bertanggung jawab paling enggak pengelola parkir lah," ulangnya.

Sebelumnya, polisi masih berusaha mengungkap siapa saja pemilik 55 motor yang hangus akibat kebakaran sebuah rumah parkir di Jalan Karangrejo 1 No.22, Wonokromo, Surabaya.

Namun hingga Jumat (19/10/2018), belum diketahui siapa saja pemilik 55 motor yang ludes terbakar tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 

 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.