Kamis, 18 Jun 2026 11:50 WIB

Warga Dukuhpakis Surabaya Keluhkan Operasional Toko LPG yang Dinilai Janggal

  • Penulis :
  • | Jumat, 12 Des 2025 08:53 WIB
Rapat warga di Balai RT (foto: Fatkhur Rizki/jatimnow.com)
Rapat warga di Balai RT (foto: Fatkhur Rizki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga RT 2 RW 7, Kelurahan Pradah Kalikendal, Kecamatan Dukuhpakis, Surabaya mengeluhkan operasional toko LPG yang janggal. Warga menilai aktivitas tersebut sangat berisiko dan belum mengantongi izin yang jelas dari Pemerintah Kota Surabaya.

Ketua RT 2, Alek, kelurahan tersebut menjelaskan bahwa sejak awal warga resah dengan jumlah tabung LPG yang disimpan di dalam toko tersebut. Berdasarkan pantauannya, stok tabung mencapai sekitar 600–650 unit, jumlah yang dinilai jauh melampaui standar usaha eceran.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

“Ini bukan lagi kategori eceran. Kalau eceran paling 10 sampai 20 tabung. Dengan jumlah sebanyak itu, ini lebih mirip gudang,” ujar Alek. 

Ia menegaskan bahwa pihaknya belum pernah menerima tembusan perizinan apa pun, baik dari pemilik toko maupun dari instansi terkait. 

“Warga juga tidak pernah memberi persetujuan. Jadi kami mempertanyakan bagaimana izin seperti ini bisa keluar,” tambahnya.

Alek memastikan bahwa keputusan warga sudah bulat menolak operasional gudang LPG tersebut. Saat ini pihak RT masih menunggu langkah lanjutan dari pemilik toko, serta belum menjadwalkan rapat lanjutan sebelum ada tindakan konkret.

Baliho penolakan wargaBaliho penolakan warga

Hal yang sama juga diungkap warga lain, Edi, salah satu perwakilan mengatakan, kekhawatiran utama warga adalah masalah keselamatan. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“LPG ini taruhan nyawa. Kalau meledak bisa seperti bom. Kami ingin pulang dengan rasa aman,” ujarnya.

Sementara Erik, pemilik toko sembako, memohon agar tetap diizinkan menjual LPG. Ia beralasan bahwa LPG merupakan barang penting yang berpasangan dengan penjualan air galon.

“Kalau LPG saya kosongkan, penjualan air juga ikut terdampak karena dua barang ini biasanya dibeli bersamaan,” jelasnya.

Namun, dalam pertemuan dengan warga, Erik belum dapat mengambil keputusan final dan meminta waktu untuk mengosongkan stok LPG.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Hingga kini warga menunggu tindak lanjut dari pemilik toko dan berharap Pemkot Surabaya meninjau ulang perizinan yang ada. Mereka menegaskan bahwa penolakan bukan terkait usaha pemilik, melainkan murni demi keselamatan lingkungan yang harus diprioritaskan.

 

Reporter: Fatkhur Rizki

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.