Kamis, 18 Jun 2026 22:48 WIB

Peringati HGN dan HUT ke-80 PGRI, Mas Dhito Apresiasi Dedikasi Guru di Kediri

  • Penulis :
  • | Minggu, 30 Nov 2025 15:19 WIB
Peringatan HGN dan HUT PGRI di Kabupaten Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Peringatan HGN dan HUT PGRI di Kabupaten Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pendidikan menggelar peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 sekaligus HUT ke-80 PGRI, Sabtu (29/11/2025). Berlokasi di Kantot Satpol PP Kabupaten Kediri, acara ini diikuti sebanyak 3.500 guru.

Para peserta merupakan guru beserta kepala sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP. Hadir pula dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri yang juga ikut merayakan dalam suasana kebersamaan untuk mengapresiasi peran guru.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru atas dedikasi yang diberikan dalam mencerdaskan generasi bangsa. Terutama dalam kondisi dunia pendidikan yang penuh tantangan di era saat ini.

Mas Dhito menyoroti masih adanya anak-anak yang putus sekolah akibat faktor ekonomi maupun kurangnya dukungan lingkungan. Untuk itu, Pemkab Kediri melakukan terobosan melalui program Home Visit ATS Awards, sebuah strategi intervensi humanis untuk memastikan anak-anak kembali ke bangku pendidikan.

"Guru bukan hanya menerangi ruang kelas, tetapi juga sudut-sudut rumah anak-anak kita. Dedikasi panjenengan adalah kunci keberhasilan program ini," kata Mas Dhito dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Untuk mengurangi angka anak putus sekolah itu, dibutuhkan kerjasama semua pihak tidak hanya dari pemerintah daerah.

Mas Dhito mengajak orang tua, pihak sekolah dan juga masyarakat untuk ikut bersama berkolaborasi.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamad Muhsin dalam kesempatan yang sama memberikan penghormatan kepada para "Maha Guru" yang telah mengabdi selama puluhan tahun dan menjadi teladan bagi generasi pendidik saat ini.

Muhsin mengungkapkan, tahun 2025 ini program Home Visit ATS Award melibatkan guru, pengawas, PKK, perangkat desa, operator sekolah, hingga Satpol PP. Tujuan program ini untuk mendata dan mengembalikan anak-anak yang tidak bersekolah agar dapat melanjutkan pendidikan, baik formal maupun nonformal.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.