Senin, 08 Jun 2026 00:33 WIB

Hiii...Suara Gamelan Misterius Kerap Terdengar dari Bukit Ini

  • Penulis :
  • | Sabtu, 17 Mar 2018 21:42 WIB
Gunung Gamelan di Banyuwangi.
Gunung Gamelan di Banyuwangi.

jatimnow.com - Gunung Gamelan, begitu warga yang bermukim disekitarnya menyebut bukit yang tak jauh dari Industri Gula Glenmore, Kecamatan Glenmore, ini.

Keberadaan bukit ini berselimut misteri. Banyak warga sering mendengar alunan musik gamelan dari puncak bukit setinggi 250 mdpl tersebut.

Baca Juga: Cerita Penjaga Museum Kesehatan Surabaya, Pernah Dibanting Genderuwo

Alunan musik gamelan ini bisa didengar hingga menjelang subuh setiap Kamis Legi, dalam kalender Jawa.

Suara alunan gamelan itu biasanya mulai terdengar sayup-sayup selepas Isya' dan membuat bulu kuduk merinding. Seolah dipuncak gunungnya sedang berlangsung ritual yang sangat sakral.

 "Suara gamelannya terasa mistis, menghanyutkan bila didengarkan seksama, merinding bulu kuduk. Kalau menjelang subuh sudah tidak terdengar lagi," jelas Yusuf, warga perkebunan Pegodangan, Sabtu (17/3/2018).

 Meski demikian warga sudah merasa terbiasa dengan fenomena misterius itu. Bahkan menjadi semacam hiburan tersendiri. Mengingat daerah setempat jauh dari keramaian yang jarang sekali ada hiburan bagi masyarakat umum.

 "Ya sudah terbiasa, mungkin kalau orang dari luar pas mendengar gamelan itu dikira ada hajatan warga," tambahnya sembari terkekeh.

 Hal senada juga diungkapkan salah satu petugas keamanan perkebunan, sebut saja namanya Agus, yang pos Jaga tempatnya dinas tidak jauh dari gunung Gamelan.

Menurut pria berdialek Madura itu, dalam beberapa kesempatan saat tugas malam ia pernah mendengar "konser" dari arah gunung Gamelan.

Baca Juga: Wangi Mawar Disusul Penampakan Wanita Berambut Panjang di Penghujung Maghrib

 Dia juga bercerita, keanehan lainnya yang ada di sana pernah beberapa kali terjadi. Seperti kejadian dimana salah satu pohon mahoni yang tumbuh di gunung Gamelan menolak untuk ditebang, digantikan dengan tanaman karet, saat para pekerja kebun menyiapkan lahan musim tanam.

 "Pohonnya tidak bisa ditebang, padahal yang lainnya bisa. Makanya pohon itu dibiarkan saja" katanya sambil menunjuk ke arah pohon yang dimaksud.

Karena penasaran, jatimnow.com mendaki gunung Gamelan. Jalur pendakian relatif mudah meski terlebih dahulu harus melewati jalan berbatu sejauh 100-an meter yang membelah kebun tebu.

Kemudian jalur ke puncak adalah jalan setapak yang memutari badan gunung dan melewati beberapa pohon mahoni yang tumbuh disisi kiri jalur sebelum sampai ke puncak.

Seperti yang diceritakan Agus, di puncak gunung yang dilihat dari jauh seperti Piramida, itu terdapat makam dengan atap kubah dari seng. Makam ini diklaim sebagai makam salah satu orang yang membuka kawasan setempat, bernama Mbah Gimbal.

Baca Juga: Usai Temukan Keris, Kami Dipindah dari Lembah Kidang ke Gunung Selongkal

Asal usul sosok Mbah Gimbal sendiri juga misterius. Terlepas dari cerita mistisnya, rupanya pemandangan dari puncak gunung Gamelan cukup menawan.

Liukan Jalur Lintas Selatan (JLS) sebagai jalur transportasi baru di pulau Jawa, terlihat seperti ular raksasa yang membelah hamparan perkebunan bak permadani. Belum lagi, terdapat lahan datar yang bisa untuk camping dipuncak.

Reporter: Irul Hamdani

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.