Sabtu, 20 Jun 2026 23:03 WIB

APBD Trenggalek 2026 Defisit Rp68 Miliar, Belanja Pegawai Jadi Porsi Terbesar

  • Penulis :
  • | Kamis, 27 Nov 2025 09:59 WIB
Foto: Rapat paripurna pengesahan APBD Trenggalek. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Rapat paripurna pengesahan APBD Trenggalek. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-DPRD Trenggalek menggelar rapat parpurna penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 menjadi peraturan daerah (Perda). Dalam pengesahan tersebut diketahui APBD Trenggalek 2026 mengalami defisit Rp 68 miliar, (26/11/2025).

"Dengan sagat berat hati kami tetapkan Ranperda APBD 2026 menjadi Perda APBD Trenggalek 2026. Karena ada pengurangan dana transfer pusat sekitar Rp 153 miliar," ujar Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi, Rabu (27/11/2025).

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Adapun komposisi APBD Trenggalek 2026 yakni pendapatan Rp1,86 triliun dan belanja sebesar Rp1,93 triliun. Artinya APBD 2026 mengalami defisit sekitar Rp68 miliar.

"Padahal kami berharap kemarin itu belanja bisa mencapai Rp 2 triliun, tapi tidak bisa," terangnya.

Menurut Doding, untuk menutup defisit APBD Trenggalek 2026, Pemkab akan menggunakan dana sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA). Saat ini masih dalam proses penghitungan.

"Jadi defisit ini hanya perhitungan kami, dan nanti akan ditutup menggunakan dana SiLPA," ungkapnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Sementara itu, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara menambahkan, adanya pengurangan dana transfer pusat tentu menjadi tantangan bagi Pemkab Trenggalek agar tetap bisa menjalankan program di tengah keterbatasan anggaran.

"Tentu kami akan melakukan penyesuaian program di daerah. Tapi untuk anggaran belanja infrastruktur akan kami pertahankan," imbuhnya.

Selain itu, Pemkab Trenggalek juga akan mengurangi kegiatan atau event yang bersifat ceremonial. Kebijakan ini sudah dilakukan sejak awal 2025 lalu.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Kami mohon maaf kepada masyarakat, karena akan ada pengurangan event yang bersifat ceremonial mulai 2025 hingga tahun depan," ungkapnya.

Syah mengaku porsi anggaran belanja terbesar di APBD Trenggalek adalah belanja pegawai. Dia tidak dapat memastikan nominal secara pasti, namun diperkirakan mencapai 50 persen dari anggaran belanja.

"Kami akan berupaya meningkatkan dan mengoptimalkan pendapatan dari sisi pariwisata," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.