Minggu, 21 Jun 2026 08:32 WIB

BMKG Tegaskan Gempa Dini Hari Tadi Tak Terkait Aktivitas Gunung Semeru

Foto: Gempa bumi yang terekam oleh BMKG Stasiun Geofisika Karangkates. (BMKG/jatimnow.com))
Foto: Gempa bumi yang terekam oleh BMKG Stasiun Geofisika Karangkates. (BMKG/jatimnow.com))

jatimnow.com-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 yang terjadi dini hari tadi, tak terkait aktivitas vulkanik Gunung Semeru. Gempa itu berpusat di luar dengan jarak 126 kilometer barat daya Kota Blitar Jawa Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Karangkates Ma'muri menegaskan, dari kajian BMKG memperhatikan lokasi episenter, dan kedalaman hiposenternya, gempa itu termasuk jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas sesar aktif di bawah laut.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip," ujarnya, Senin (24/11/2025).

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Menurutnya, analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,21° LS ; 111,85° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 126 Km arah Barat Daya Kota Blitar, Jawa Timur pada kedalaman 10 km. Gempa ini dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kuta dengan skala intensitas II-III MMI, atau getaran dirasakan nyata dalam rumah, dan terasa getaran seakan akan truk berlalu," tuturnya.

Sementara untuk daerah Karangkates, Nganjuk, Blitar, Tulungagung dan Bantul, gempa bumi dapat dirasakan dengan skala intensitas II MMI, atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

"Hingga pukul 04.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan atau aftershock," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.