Rabu, 22 Jul 2026 08:38 WIB

Warna-Warni Mojokerto, Pameran Perupa Jatim Rangkul Generasi dan Isu Lingkungan

Pengunjung memadati area pameran  Warna-Warni Mojokerto, di pendopo sisi utara Taman Bahari Mojopahit, Kota Mojokerto. (Foto: Sofanka for JatimNow.com)
Pengunjung memadati area pameran Warna-Warni Mojokerto, di pendopo sisi utara Taman Bahari Mojopahit, Kota Mojokerto. (Foto: Sofanka for JatimNow.com)

jatimnow.com – Puluhan perupa dari berbagai daerah di Jawa Timur memamerkan karyanya dalam sebuah gelaran seni bertajuk "Warna-Warni Mojokerto" yang berlangsung di pendopo sisi utara Taman Bahari Mojopahit, Kota Mojokerto, mulai Kamis (20/11) hingga Sabtu (22/11) kemarin.

Pameran ini merupakan bagian dari rangkaian acara tahunan Pemerintah Kota Mojokerto, Mojo Festival 2025, yang menjadi wadah penting bagi perkembangan seni rupa di Jawa Timur.

Baca Juga: MPLS Berbeda, Siswa SMAN 1 Mantup Lamongan Teliti Mikroplastik di Sekolah

Kurator pameran, Hendra Thustel, menyoroti perbedaan signifikan pameran tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, karya-karya yang dipamerkan kini jauh lebih beragam dari segi genre dan medium.

“Gelaran pameran tahun ini beda dari pameran sebelum-sebelumnya. Karya-karya para seniman lebih beragam genre dan medium, mulai dari medium foto print kertas, lukis kanvas, patung hingga karya instalasi,” ujar kurator muda jebolan Unesa Pendidikan Seni Rupa tersebut.

Hendra menambahkan, keragaman tidak hanya dari medium, tetapi juga dari seniman yang terlibat. Pameran ini sengaja menghadirkan perupa dari berbagai usia, mulai dari siswa sekolah dasar hingga lansia.

“Para seniman tidak hanya menghadirkan keindahan visual saja, lebih dari itu adalah sebuah gagasan. Kita sengaja menghadirkan mereka dalam satu ruang agar terjadi interaksi antara dua generasi,” tuturnya.

Sofanka, salah satu perupa sekaligus koordinator acara, menjelaskan bahwa gagasan yang diusung dalam pameran seni rupa kali ini telah melampaui batas-batas kedaerahan.

Baca Juga: Telapak Temukan Dugaan Pencemaran Kali Porong Mojokerto, Bakal Lapor Menteri LH

“Gagasan yang dibawa oleh seniman tidak sebatas tentang sebuah kota, lebih dari itu. Gagasan tentang isu sosial, isu lingkungan, dan lain-lainnya turut dituangkan dalam karya seni dengan berbagai macam medium, diantaranya foto, lukis, patung dan instalasi,” jelasnya.

Salah satu karya yang paling menyita perhatian publik adalah sebuah karya seni instalasi dari seniman kolektif ECOTON. Kumpulan aktivis lingkungan ini menciptakan instalasi berbentuk keran air yang menjulang setinggi tiga meter.

Kran melayang tersebut mengeluarkan air berbentuk botol plastik, secara tajam menyoroti bahaya konsumsi makanan dan minuman dengan kemasan berbahan plastik.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

“Di era modern saat ini, plastik menjadi problem kelestarian lingkungan hidup. Karya instalasi ini adalah sebuah kritik dan ajakan untuk bersama-sama menyadari ancaman tersebut,” tambah Sofan.

Pameran seni rupa "Warna-Warni Mojokerto" yang dibuka pada Kamis (20/11) telah berakhir pada Sabtu (22/11) malam kemarin. Rencananya akan ada pameran seni lainnya di penghujung tahun.

“Sampai jumpa di pameran selanjutnya menyambut akhir tahun pada akhir Desember nanti,” tutupnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.