Senin, 22 Jun 2026 21:36 WIB

RS Kemenkes Surabaya Resmikan PET Scan & Bedah Jantung Minimal Invasif Pertama di Jatim

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 18 Nov 2025 10:59 WIB
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, meninjau pasien di RS Kemenkes Surabaya. (Foto: Julian for JatimNow.com)
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, meninjau pasien di RS Kemenkes Surabaya. (Foto: Julian for JatimNow.com)

jatimnow.com - Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (RS Kemenkes) Surabaya memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan nasional dengan meresmikan layanan Positron Emission Tomography (PET) Scan dan Radioterapi, serta menandai keberhasilan tindakan bedah jantung Minimal Invasif Bypass Koroner (MICS-CABG) dan Perbaikan Katup Mitral (MV-repair) perdana.

Peresmian dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, dan jajaran pejabat Kemenkes.

Baca Juga: National Hospital Kenalkan Penanganan Bedah Jantung Terkini pada Warga Kediri

Layanan PET Scan yang diluncurkan merupakan yang pertama dan satu-satunya di Jawa Timur, memungkinkan deteksi dini berbagai kondisi jantung, gangguan saraf, serta kasus kanker dengan tingkat akurasi tinggi.

Selain deteksi dini, PET Scan juga berperan penting dalam proses staging, restaging, dan pemantauan respons terapi kanker, sehingga penatalaksanaan pasien dapat dilakukan secara lebih terpersonalisasi.

RS Kemenkes Surabaya juga memiliki fasilitas Radioterapi dengan peralatan tercanggih, termasuk sistem CT Simulator 4 Dimensi dan Active Breathing Coordinator (ABC) system.

Tim dokter RS Kemenkes Surabaya juga berhasil melakukan tindakan bedah jantung Minimal Invasif Bypass Koroner (MICS-CABG) dan Perbaikan Katup Mitral (MV-repair) perdana.

Prosedur ini memungkinkan operasi dilakukan melalui sayatan kecil dengan pemulihan lebih cepat dan risiko komplikasi yang lebih rendah.

Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya, dr. Martha M.L Siahaan, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil sinergi kuat antara Kementerian Kesehatan, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur rumah sakit.

Baca Juga: Pola Asuh Observasi Aktif, Rahasia Nala Hafal Anatomi di Usia Dini

"Dengan diresmikannya layanan PET Scan pertama di Jawa Timur serta keberhasilan bedah jantung minimal invasif, kami tidak hanya meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan medical tourism nasional," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bercerita baru saja ia bertemu dengan seorang pasien yang hampir saja pergi ke Penang untuk mengganti katup jantungnya.

"Untung saja, sekarang RS Kemenkes Surabaya sudah bisa melakukan operasi bedah jantung baik untuk bedah pintas koroner dan perbaikan katup jantung," tandasnya.

Baca Juga: RS Kemenkes Surabaya Siapkan Layanan Stroke Terintegrasi 24 Jam

 

 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.