Selasa, 23 Jun 2026 09:20 WIB

Angka Kematian Ibu dan Bayi Tertinggi di Jatim, Bupati Jember Temui Kader Posyandu

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 11 Nov 2025 18:25 WIB
Bupati Gus Fawait temui kader posyandu. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Bupati Gus Fawait temui kader posyandu. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com - Angka kematian ibu dan bayi Kabupaten Jember tertinggi di Jawa Timur, Bupati Muhammad Fawait temui ratusan kader posyandu di Kecamatan Sukowono, Senin (10/11/2025). Pertemuan itu menjadi momentum penting bagi Pemkab Jember untuk memperkuat komitmen bersama dalam menurunkan angka tersebut.

Gus Fawait menyampaikan apresiasi kepada para kader posyandu, yang telah menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. 

Baca Juga: Pemkab Jember Yakin KA Pandalungan 2 Dongkrak Ekonomi dan Konektivitas Daerah

Ia mengatakan, kehadirannya dalam program Guse Menyapa adalah bentuk nyata rasa terima kasih dan kepeduliannya terhadap masyarakat Jember.

Bupati muda yang dikenal dekat dengan rakyat ini menegaskan, kepemimpinan yang sejati bukanlah tentang perbedaan pilihan politik, melainkan tentang bagaimana pemerintah dan masyarakat bisa berjalan bersama untuk kesejahteraan bersama.

Gus Fawait juga menyoroti permasalahan serius yang tengah dihadapi Kabupaten Jember, yakni tingginya angka kematian ibu dan bayi.

Bupati menyebut, berdasarkan data terakhir, Jember menempati posisi tertinggi di Jawa Timur dalam kasus kematian ibu dan bayi. Kondisi ini, menurutnya menjadi alarm bagi semua pihak untuk lebih sigap dan solid dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di tingkat desa. 

Baca Juga: Gus Fawait Kukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Ponpes dan Guru Ngaji

“Kita tahu bahwa Jember hari ini memiliki angka kematian ibu dan bayi tertinggi di Jawa Timur. Ini bukan hal yang bisa kita biarkan. Saya mohon bantuan para kader posyandu untuk lebih aktif, karena kalianlah ujung tombak kesehatan masyarakat,” ungkapnya, Senin (10/11/2025).

Gus Fawait juga menjelaskan, di tengah tantangan penurunan pendapatan daerah akibat berkurangnya alokasi APBD sebesar Rp350 miliar, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berkomitmen menjaga program-program prioritas di sektor kesehatan dan kesejahteraan masyarakat agar tidak terganggu.

“Anggaran kita memang berkurang, tapi bukan berarti kita berhenti bekerja. Justru di tengah keterbatasan inilah kita harus semakin kreatif dan bergotong-royong agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” tambahnya.

Baca Juga: Seleksi Dirut Perumdam Tirta Pandalungan Jember Diulang

Melalui pertemuan ini, Gus Fawait mengajak seluruh kader posyandu di Kecamatan Sukowono untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan, serta memastikan setiap ibu hamil dan bayi mendapatkan pendampingan yang layak.

Ia menutup pertemuan dengan pesan sederhana namun penuh makna, bahwa kepemimpinan yang baik bukan diukur dari seberapa besar kekuasaan, melainkan seberapa banyak kebaikan yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.