Senin, 22 Jun 2026 07:38 WIB

Griya Kedatuan Sidhi Diresmikan, Wadah Spiritual Lintas Agama di Mojokerto

Peresmian Griya Kedatuan Sidhi di Jolotundo Mojokerto diwarnai doa bersama lintas iman dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. (Foto: Arek Nusantara for JatimNow.com)
Peresmian Griya Kedatuan Sidhi di Jolotundo Mojokerto diwarnai doa bersama lintas iman dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. (Foto: Arek Nusantara for JatimNow.com)

jatimnow.com - Suasana khidmat menyelimuti kawasan suci Jolotundo, Mojokerto, saat para tokoh lintas agama dan penghayat kepercayaan berkumpul dalam acara Doa Bersama Lintas Iman dan Peresmian Griya Kedatuan Sidhi, sebuah rumah spiritual yang disebut sebagai “rumah istimewa spiritual Nusantara”.

Acara tersebut menghadirkan tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang iman dan kepercayaan terhadap Tuhan Hyang Maha Esa, menandai tekad bersama untuk memperkuat harmoni dan toleransi di tengah masyarakat.

Baca Juga: Cerita Istri Gus Dur dan Rombongan Pernah Diusir saat Buka Bersama

Ketua panitia acara, Suhadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata persaudaraan spiritual lintas keyakinan yang berakar pada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

“Griya Kedatuan Sidhi bukan hanya tempat berkumpul, tetapi ruang persaudaraan. Di sini semua keyakinan yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dapat saling menghormati, berdialog, dan berdoa bersama,” ujar Suhadi.

Peresmian Griya Kedatuan Sidhi menjadi simbol lahirnya wadah baru bagi mereka yang menempuh jalan spiritual tradisional Nusantara.

Ki Ageng Kinco, selaku Humas Griya Kedatuan Sidhi yang juga dikenal sebagai Pokemon dari Arek Nusantara, menegaskan pentingnya tempat ini bagi mereka yang mencari keseimbangan batin dan akar spiritual bangsa.

“Banyak saudara kita yang mencari jalan lelaku, mencari makna spiritual dalam hidup. Griya ini hadir untuk memfasilitasi mereka tanpa membedakan agama atau kepercayaan. Semua yang beriman kepada Hyang Maha Esa punya tempat di sini,” tutur Ki Ageng Kinco.

Baca Juga: Pohon Tumbang Timpa Warung di Jolotundo Mojokerto, BPBD: 3 Orang Tewas

Menurutnya, istilah “Kedatuan Sidhi” mengandung makna rumah istimewa spiritual, tempat di mana seseorang bisa mencapai kesadaran diri dan kedekatan dengan Sang Pencipta.

“Kami ingin mengembalikan semangat warisan leluhur agar tidak sekadar menjadi ritual, tapi juga menjadi jalan harmoni dan kebijaksanaan,” tambahnya.

Doa bersama ini dipimpin oleh berbagai tokoh spiritual dari beragam latar belakang, mulai dari Dayu mewakili unsur Hindu, hingga para resi, pendeta, dan penghayat kepercayaan dari berbagai daerah di Nusantara. Semua menyatu dalam lantunan doa dan mantra suci, tanpa sekat perbedaan.

“Perbedaan keyakinan bukan alasan untuk berjarak. Justru dengan saling mengenal dan berdoa bersama, kita semakin dekat dengan Tuhan dan sesama,” ungkap Dayu, tokoh spiritual lintas iman yang turut memimpin doa bersama.

Baca Juga: Pohon Tumbang Timpa Warung di Jolotundo Mojokerto, 2 Orang Tewas

Griya Kedatuan Sidhi diharapkan menjadi tempat belajar, bermeditasi, dan berdialog lintas iman, sekaligus pusat pelestarian nilai-nilai kearifan lokal. Lokasinya yang berada di kawasan Petirtaan Jolotundo, tempat yang sarat sejarah dan spiritualitas kuno dipilih sebagai simbol kesinambungan antara masa lalu, kini, dan masa depan.

Acara peresmian ini diakhiri dengan pembacaan doa lintas agama dan pelepasan bunga di sekitar sumber air Jolotundo sebagai simbol penyucian batin dan penyatuan niat tulus seluruh peserta.

“Kami berharap Griya Kedatuan Sidhi menjadi pelita bagi siapa pun yang mencari kedamaian hati dan kearifan hidup,” pungkas Ki Ageng Kinco.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.