Senin, 22 Jun 2026 18:46 WIB

URC Bergerak, Inilah 4 Tuntutan yang Dibawa Ojol ke Istana

Ribuan pengemudi ojol dari URC Bergerak menggelar aksi di Monas, Jakarta, menuntut keadilan terkait regulasi transportasi online. (Foto: URC Bergerak for JatimNow.com)
Ribuan pengemudi ojol dari URC Bergerak menggelar aksi di Monas, Jakarta, menuntut keadilan terkait regulasi transportasi online. (Foto: URC Bergerak for JatimNow.com)

jatimnow.com – Aksi unjuk rasa besar-besaran digelar ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Unit Reaksi Cepat (URC) Bergerak di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat (7/11/2025). Aksi damai ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi terkait regulasi transportasi online yang tengah digodok pemerintah.

Dalam orasinya, URC Bergerak dengan tegas menolak rencana pemotongan komisi sebesar 10 persen yang dinilai akan membebani para pengemudi. Selain itu, mereka juga menolak wacana perubahan status mitra menjadi karyawan tetap karena dianggap menghilangkan fleksibilitas yang menjadi ciri khas pekerjaan ojol.

Baca Juga: BBM Gratis untuk 150 Ojol Warnai HUT Surabaya ke-733

"Perpres yang akan diterbitkan, kami di sini mengawal supaya berkeadilan. Adil ke semua pihak, jangan sampai timpang. Kita maunya berkelanjutan terus biar semua teman-teman ini mengawal juga karena Perpres ini akan ke daerah juga," tegas Ahmad Bakrie, atau Bang Oki, perwakilan URC Bergerak, usai audiensi dengan Wamensesneg di Istana Merdeka, Jumat (7/11/2025).

Dalam aksi tersebut, URC Bergerak menyuarakan empat tuntutan utama yang menjadi perhatian mendesak bagi para pengemudi ojol.

Pertama, mereka dengan tegas menolak rencana penerapan komisi sebesar 10 persen yang dinilai akan mengurangi pendapatan mereka secara signifikan.

Kedua, mereka menolak wacana perubahan status menjadi karyawan tetap atau pekerja, karena hal ini dianggap akan menghilangkan fleksibilitas yang selama ini menjadi daya tarik utama profesi ojol.

Ketiga, URC Bergerak mendesak agar setiap diskusi terkait regulasi melibatkan perwakilan mitra pengemudi yang benar-benar memahami dan mewakili kepentingan mereka di lapangan.

Keempat, mereka menuntut kehadiran payung hukum yang adil dan berpihak pada semua pihak, sehingga tercipta ekosistem transportasi online yang berkelanjutan dan mensejahterakan seluruh elemen yang terlibat

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bagikan Bantuan BBM dan Sembako ke 160 Ojol di Malang

Aksi yang diikuti oleh 2.000–3.000 pengemudi ojol dari Jabodetabek ini mendapat respons positif dari pemerintah.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menerima langsung perwakilan URC Bergerak dan berjanji akan meninjau kembali rancangan Perpres serta melibatkan komunitas ojol dalam pembahasan selanjutnya.

Khasanah, perwakilan URC Bergerak lainnya, menyampaikan apresiasi atas respons pemerintah. "Alhamdulillah kita sudah diterima oleh perwakilan Presiden, yaitu Bapak Wamensesneg Juri Ardiantoro. Semua kita bicarakan, termasuk tentang ladies ojol. Beliau sangat apresiasi terhadap ladies ojol yang mencari nafkahnya," ujarnya.

Pemerintah juga telah menerima surat tuntutan dari URC Bergerak dan berjanji akan menyampaikannya langsung kepada Presiden.

Baca Juga: Ahli Waris Ojol Sidoarjo Terima BPJS Ketenagakerjaan Rp149,5 Juta

URC Bergerak berharap agar Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kementerian terkait benar-benar mendengarkan aspirasi para pengemudi ojol.

Mereka menegaskan pentingnya musyawarah dan keterlibatan semua pihak agar Perpres Ojol yang dihasilkan dapat mencerminkan keadilan sosial dan keberlanjutan ekosistem transportasi daring di Indonesia.

Demo Ojol ini juga menjadi momentum solidaritas bagi seluruh pengemudi ojol, termasuk mereka yang tidak dapat hadir. Para peserta juga mengheningkan cipta dan berdoa bagi para pejuang ojol yang telah berpulang.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.