Senin, 22 Jun 2026 14:56 WIB

Dana Pembinaan Gen Z di Surabaya Dititipkan Balai RW, Perbulan 5 Juta

  • Penulis :
  • | Kamis, 06 Nov 2025 14:20 WIB
Eri Cahyadi (dok.jatimnow.com)
Eri Cahyadi (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan anggaran untuk mendukung kreativitas dan kegiatan positif Gen Z, atau anak-anak muda di setiap Rukun Warga (RW) pada tahun 2026. 

Setiap RW nantinya akan menerima Rp5 juta per bulan sebagai dana pembinaan bagi program kegiatan yang diinisiasi generasi muda.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Ajak Alih ke Parkir Digital, Pembayaran Mudah dan Transparan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, kebijakan ini lahir dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang melibatkan langsung anak-anak muda di setiap wilayah.

"Itu adalah (usulan) Musrenbang permintaan dari anak-anak muda. Permintaan anak-anak muda itu difasilitasi. Dari permintaan anak-anak muda yang ada di Musrenbang, maka kita lakukanlah yang namanya pengakomodiran anggaran,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (6/11/2025).

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkot Surabaya untuk memberi ruang bagi generasi muda (Gen Z) agar bisa menyalurkan ide dan kreativitasnya dalam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

"Anak-anak muda ini, Gen Z ini, dia tidak bisa dibuatkan permainan masa lalu seperti engklek. Maka di hari ini apa keinginannya, ketika ada keinginan itu, anak-anak muda bisa mengajukan kepada lurah dan camat. Maka akan dievaluasi kegiatan apa,” jelasnya.

Wali Kota Eri menegaskan, kegiatan yang diajukan harus memberi dampak positif bagi masyarakat di wilayah RW setempat. Karena itu, proses penilaian dilakukan secara terbuka oleh lurah, camat, serta pengurus RT/RW.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Setelah disampaikan proposalnya, Lurah, Camat, RT/RW kumpul, sudah benar iki, dampaknya apa program dibuat RW kita. Kalau dampaknya ada, jalan," ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa jenis program kegiatan yang diusulkan boleh beragam selama bermanfaat bagi anak-anak muda dan lingkungan di RW tersebut. 

"Apapun boleh, tapi yang saya bilang adalah program yang bisa memberi manfaat untuk RW-nya, untuk anak muda-anak muda di RW tersebut. Saya ingin itu (program) muncul dari pendapat anak-anak muda," tegasnya.

Secara teknis, Wali Kota Eri membeberkan, anak-anak muda nantinya mengajukan proposal program kegiatan melalui RT/RW. Selanjutnya, proposal program akan dibahas oleh RT/RW bersama lurah dan camat sebelum akhirnya disetujui.

Baca Juga: Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

"Jadi setiap bulan (mengajukan) di RT-RW, nanti disampaikan ke Lurah, Camat. RT/RW kumpul sama Lurah dan Camat, (misal) dampaknya (proposal) seperti ini, seperti ini, oke lepas (setujui)," katanya.

Wali Kota Eri berharap program khusus tersebut dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kreativitas anak muda sejak dari lingkungan terkecil.

"Surabaya ini dibangun oleh kekuatan anak muda, maka dimulailah dari RW-RW itu. Yang tua-tua juga jangan minta menang terus, kita juga harus menyiapkan anak-anak muda. Maka anak-anak muda inilah yang kita fasilitasi,” pungkasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.