Sabtu, 06 Jun 2026 21:46 WIB

Gus Iqdam Sentil Tuduhan Feodal Santri ke Kiai Saat Terima Penghargaan FJN

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 04 Nov 2025 20:08 WIB
Ketua Umum FJN, Muhamad Didi Rosadi, menyerahkan penghargaan kepada Gus Iqdam, di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah, Blitar, Selasa (04/11/2025) dini hari. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Ketua Umum FJN, Muhamad Didi Rosadi, menyerahkan penghargaan kepada Gus Iqdam, di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah, Blitar, Selasa (04/11/2025) dini hari. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com – Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) mencatatkan momen istimewa saat menyerahkan penghargaan kepada Gus Muhammad Iqdam Kholid, atau yang akrab disapa Gus Iqdam.

Pengasuh Pondok Pesantren Sabilu Taubah Blitar ini menerima apresiasi sebagai Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif versi FJN, di tengah ribuan jamaah Majelis Ta'lim Sabilu Taubah.

Baca Juga: FJN Minta Prabowo Turun Tangan Bebaskan Jurnalis RI di Israel

Momen penganugerahan menjadi semakin berkesan ketika perwakilan FJN mendapat kehormatan luar biasa untuk turut serta dalam sesi "Ngaji Bareng" dan berada satu panggung dengan Gus Iqdam.

Kehadiran jurnalis di panggung megah tersebut menjadi simbol kedekatan antara media Nahdliyin dengan tokoh inspiratif generasi muda.

Ketua Umum FJN, Muhamad Didi Rosadi, menyampaikan bahwa apresiasi ini diberikan setelah melalui riset mendalam FJN sebagai bentuk penghargaan kepada figur-figur Nahdliyin yang telah mendedikasikan diri kepada masyarakat.

"Apresiasi ini murni dari kawan-kawan FJN kepada figur Nahdliyin yang rekam jejak dan karyanya bisa menginspirasi generasi muda," ujarnya.

Menurut Deday, FJN menilai Gus Iqdam sebagai sosok yang berkarya di berbagai bidang dan memiliki pengaruh positif secara sosial yang sangat luas, menjadikannya teladan bagi kader muda Nahdlatul Ulama lainnya.

Gus Iqdam, shalawatan bareng ribuan jemaah di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah, Blitar, Selasa (04/11/2025) dini hari. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Gus Iqdam, shalawatan bareng ribuan jemaah di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah, Blitar, Selasa (04/11/2025) dini hari. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

Dalam sesi pengajian yang disampaikannya dengan gaya khas dan merangkul, Gus Iqdam menyampaikan kajian mendalam mengenai keutamaan ilmu, belajar, dan mengajar. Ia menuturkan betapa mulianya kedudukan orang yang berilmu di mata Allah SWT.

Baca Juga: Terobosan BUMD Jatim, PT JGU Inisiasi Rantai Pasok Daging Halal

"Gusti Allah menjelaskan bahwa kedudukan orang berilmu itu satu tingkat di bawah malaikat. Artinya, kedudukan orang berilmu ini luar biasa, hanya selisih satu tingkat di bawah malaikat," tegas Gus Iqdam, disambut antusiasme jamaah.

Ia juga mengingatkan janji Allah yang termaktub dalam Al-Qur'an, yang menyatakan bahwa orang yang beriman dan berilmu akan diangkat derajatnya lebih tinggi oleh Allah.

Gus Iqdam semakin memperjelas kedudukan ulama dengan mengutip pandangan Imam Ibnu Abbas. "Imam Ibnu Abbas mengatakan kedudukan ulama, kiai, orang-orang yang berilmu bahkan berada di atas orang beriman yang mana derajatnya selisih 700 derajat. Satu derajatnya seperti perjalanan 500 tahun," jelas Gus Iqdam.

Menyentuh isu modern yang sering dilontarkan kepada tradisi santri, Gus Iqdam turut memberikan pandangannya terkait budaya takzim (penghormatan) kepada guru.

"Lah, kok di zaman sekarang, para santri memuliakan ulama dan kyai kok dituduh feodal? Padahal, Gusti Allah sendiri sangat memuliakan orang berilmu, yaitu ulama dan kyai," tuturnya.

Baca Juga: Foto: Haul Dua Tahun Rizal Ramli

Ribuan santri shalawatan bareng Gus Iqdam, di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah, Blitar, Selasa (04/11/2025) dini hari. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Ribuan santri shalawatan bareng Gus Iqdam, di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah, Blitar, Selasa (04/11/2025) dini hari. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

Pernyataan tersebut seolah menjadi tanggapan halus terhadap pihak yang keliru mengartikan penghormatan santri kepada ulama sebagai praktik feodalisme.

Gus Iqdam menegaskan bahwa penghormatan tersebut adalah manifestasi murni dari pemahaman ajaran agama yang menempatkan ilmu dan orang yang berilmu pada tempat yang sangat terhormat.

Kehadiran FJN dalam majelis tersebut bukan hanya sekadar seremoni penghargaan, tetapi juga sebagai saksi langsung atas pengaruh besar Gus Iqdam dalam menyebarkan ilmu, inspirasi, dan pemahaman yang sejuk di kalangan generasi muda Nahdliyin dan masyarakat luas.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.