Sabtu, 06 Jun 2026 10:20 WIB

SALSA Cosmetic Tarik Produk Bermasalah, Tuntut Pabrik China Pelanggar Formula

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 04 Nov 2025 18:25 WIB
SALSA Cosmetic tarik produk Rhapsody Amber dan Classic Pro Palette (exp Juni-Okt 2025) usai temuan bahan berbahaya.  (Foto/jatimnow.com)
SALSA Cosmetic tarik produk Rhapsody Amber dan Classic Pro Palette (exp Juni-Okt 2025) usai temuan bahan berbahaya. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Merek kosmetik lokal ternama, SALSA Cosmetic, secara resmi mengumumkan penarikan beberapa batch produknya dari pasaran menyusul temuan serius terkait pelanggaran spesifikasi bahan oleh salah satu mitra pabrik mereka di China.

Langkah tegas itu diambil sebagai bentuk komitmen merek yang mengusung slogan "Aman Jujur, Untuk Kamu" tersebut, sekaligus menepis kekhawatiran publik.

Baca Juga: Jangan Tergiur Warna! Ini Panduan Pilih Kudapan Idul Fitri yang Berkualitas

Direktur PT Alfa Viktori Familia, produsen SALSA, Alvito Verick Fransen, mengungkapkan bahwa insiden ini berakar dari kecurangan yang dilakukan oleh pihak ketiga.

"Kami menemukan bahwa salah satu pabrik mitra produksi kami di China telah melakukan pelanggaran serius terhadap spesifikasi bahan yang telah disepakati dan diverifikasi sebelumnya oleh tim SALSA," jelas Alvito Verick Fransen dalam keterangan resminya, Selasa (04/11/2025).

Temuan ini mengejutkan, mengingat seluruh sampel pra-produksi telah melalui pengujian internal dan laboratorium independen dan terbukti bebas dari kandungan berbahaya. Namun, setelah produksi massal berjalan, pabrik mitra tersebut menyelipkan satu batch produk dengan kandungan yang tidak sesuai standar dan izin formula yang disetujui.

Produk yang ditarik dari peredaran adalah SALSA Rhapsody Amber Pro Palette dengan masa kadaluwarsa (exp) Juni 2025 dan Agustus 2025. Kemudian SALSA Rhapsody Classic Pro Palette dengan masa kadaluwarsa (exp) Juni 2025 dan Oktober 2025.

Alvito menegaskan pihaknya memiliki bukti lengkap atas kecurangan ini dan tidak akan tinggal diam. “Kami memiliki dokumentasi dan bukti lengkap atas insiden ini, dan tengah menempuh langkah hukum terhadap pihak pabrik yang terlibat,” tegas Alvito.

Baca Juga: Rempah Indonesia Lolos Uji Radiasi, 174 Ton Meluncur ke Amerika

Tindakan cepat diambil SALSA segera setelah temuan mencurigakan tersebut diketahui. Distribusi langsung dihentikan, seluruh stok produk terkait ditarik dari pasar, dan stok yang teridentifikasi bermasalah langsung dimusnahkan.

Komitmen tindak lanjut dan perbaikan perusahaan ini juga telah diketahui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, terbukti dengan terbitnya Surat Penerimaan Tindakan Perbaikan dan Pencegahan Nomer T-PW/03/10.44.04.25.1308. Hal ini menunjukkan transparansi SALSA dalam menyelesaikan masalah dan bekerja sama dengan regulator.

Memastikan kejadian serupa tidak terulang, SALSA Cosmetic juga memperketat pengawasan pada lini produksi berikutnya.

Baca Juga: Foto: Sinergi Industri dan Pemerintah Demi Pangan Aman untuk Semua

"Sebagai bentuk komitmen kami terhadap keamanan dan kepercayaan konsumen, seluruh lini produksi baru SALSA kini telah dikonfirmasi bebas sepenuhnya dari bahan berbahaya, dengan pengawasan langsung oleh tim quality control internal dan mitra laboratorium tersertifikasi," imbuh Alvito.

Dia memastikan bahwa produk terbaru mereka, termasuk seri Rhapsody yang baru diproduksi, dijamin 100% aman dan telah sesuai dengan regulasi BPOM.

Mengakhiri klarifikasinya, Alvito kembali menekankan prioritas utama perusahaan. "Kami menegaskan kembali bahwa keamanan, transparansi, dan kejujuran terhadap konsumen adalah prioritas utama SALSA Cosmetic. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan dan berterima kasih kepada seluruh konsumen atas kepercayaan yang terus diberikan kepada kami," tutupnya, seraya mengulang kembali moto: Aman Jujur, Untuk Kamu.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.