Selasa, 21 Jul 2026 23:21 WIB

Jangan Tergiur Warna! Ini Panduan Pilih Kudapan Idul Fitri yang Berkualitas

Kualitas kue dapat dideteksi secara fisik sebelum transaksi dilakukan. (Foto: Ilustrasi/Gemini)
Kualitas kue dapat dideteksi secara fisik sebelum transaksi dilakukan. (Foto: Ilustrasi/Gemini)

jatimnow.com - Suguhan kue kering seperti nastar, kastengel, hingga putri salju telah menjadi tradisi wajib di meja tamu saat Idul Fitri. Namun, masyarakat diminta untuk tidak sembarangan membeli demi menjamin kualitas dan keamanan gizi bagi keluarga.

Ahli gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR), Mahmud Aditya Rifqi, mengingatkan konsumen untuk memahami penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP).

Baca Juga: Atasi Bau Badan, Mahasiswa Unair Ciptakan Deodoran Tawas Beraroma Kekinian

Meski pengawet, pemanis, dan pewarna diperbolehkan oleh BPOM, konsumen wajib mewaspadai penggunaan bahan ilegal dari produsen nakal.

Kualitas kue dapat dideteksi secara fisik sebelum transaksi dilakukan. Mahmud menyarankan konsumen untuk menghindari kue dengan warna yang tampak sangat mencolok atau tidak natural. Selain visual, indra perasa dan penciuman memegang peran kunci.

"Jika saat dicicipi kue sudah mengeluarkan rasa atau aroma tengik, itu pertanda lemak dalam kue telah teroksidasi. Sebaiknya jangan dikonsumsi," tegas Mahmud.

Aspek pengemasan juga menjadi penentu kelayakan produk. Konsumen wajib memeriksa tanggal kedaluwarsa (expired date) serta label best before.

Baca Juga: Kombes Ganis Raih Doktor Unair, Angkat Peran Strategis Polwan

Untuk produk yang dijual di area terbuka, kebersihan segel sangat krusial agar terhindar dari polusi.

“Pastikan kemasan tidak bocor, pecah, atau retak. Adanya izin edar memberikan jaminan bahwa produk masih segar dan layak konsumsi karena berada di bawah pengawasan,” tambahnya.

Standar ini juga berlaku ketat bagi industri rumahan atau UMKM, di mana wadah harus tersegel rapat sejak dari tangan produsen untuk mencegah kontaminasi.

Baca Juga: Mahasiswa Unair Sulap Teh Hijau dan Maizena Jadi Plester Luka

Agar kondisi kesehatan tetap terjaga usai berpuasa, Mahmud menganjurkan penerapan prinsip 3J (Jenis, Jumlah, dan Jadwal).

Sebagai makanan selingan, porsi kue kering idealnya hanya 10–20 persen dari total asupan kalori harian untuk mencegah lonjakan gula darah.

Untuk penyimpanan, kue kering dengan isian krim atau lapisan cokelat diketahui lebih cepat rusak. Produk jenis ini sebaiknya disimpan di tempat sejuk atau lemari es guna menjaga kualitasnya tetap prima hingga hari raya usai.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.