Rabu, 17 Jun 2026 01:10 WIB

Longsor Timpa Rumah di Trenggalek: Pasutri Tewas, 2 Orang dalam Pencarian

Evakuasi longsor di Trenggalek. (Foto: Polsek Bendungan/jatimnow.com)
Evakuasi longsor di Trenggalek. (Foto: Polsek Bendungan/jatimnow.com)

jatimnow.com – Longsor menimpa rumah warga di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (1/11/2025) malam. Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan tebing di sekitar permukiman longsor dan menimpa rumah milik Sarip (60).

Dalam kejadian tersebut, terdapat lima orang yang terjebak di dalam rumah. Petugas yang melakukan evakuasi menemukan dua orang meninggal dunia dan satu orang luka-luka, sementara dua korban lainnya masih belum ditemukan.

Baca Juga: Ratusan Pesepeda Surabaya Gelar Ride for Aceh Sumatera, Galang Dana Rp50 Juta untuk Korban Bencana

Kapolsek Bendungan, AKP Rudi Sugiarto, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di dua titik, yakni Dusun Soko dan Dusun Banaran. Longsor di Dusun Soko menutup akses jalan utama desa, sedangkan longsor di Dusun Banaran menimpa rumah milik Sarip.

“Tim gabungan dari Polsek Bendungan, BPBD, Basarnas, Koramil, dan warga sekitar segera melakukan evakuasi sejak pukul 22.00 WIB,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).

Baca Juga: Bos Astra Djony Bunarto Ungkap Fokus Pemulihan Korban Banjir di 3 Provinsi

Dalam proses evakuasi, dua korban bernama Sarip (60) dan istrinya, Welas (53), ditemukan meninggal dunia. Sementara itu, korban Wijianto (30) berhasil diselamatkan dalam kondisi luka-luka. Ketiganya langsung dievakuasi ke RSUD dr. Sudomo Trenggalek untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Untuk dua korban lainnya, yakni Fajar Puji Wibowo (19) dan Rohman (15), masih dalam proses pencarian. Keduanya diduga masih berada di dalam rumah yang tertimpa longsor,” tambahnya.

Baca Juga: Pemkab Tulungagung Galang Donasi Bencana Sumatra, Terkumpul Ratusan Juta

Proses evakuasi sempat dihentikan pada pukul 00.30 WIB karena kondisi tanah yang masih labil dan situasi gelap yang membahayakan petugas. Pencarian dilanjutkan pagi ini dengan bantuan alat berat.

“Medan cukup berat dan rawan longsor susulan, jadi kami hentikan sementara demi keselamatan bersama. Pagi ini kami lanjutkan evakuasi bersama BPBD dan Basarnas,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.