Senin, 22 Jun 2026 18:20 WIB

Novita Hardini Dilantik Jadi Bunda Guru PGRI Kabupaten Trenggalek

  • Penulis :
  • | Kamis, 30 Okt 2025 12:07 WIB
Foto: Bunda Guru PGRI Trenggalek, Novita Hardini. (Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Foto: Bunda Guru PGRI Trenggalek, Novita Hardini. (Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com-Dinilai memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan, Novita Hardini resmi dikukuhkan sebagai Bunda Guru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Trenggalek masa bakti 2025–2030. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, Dr. Djoko Waluyo, di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Rabu (29/10/2025), bersamaan dengan pelantikan pengurus PGRI Kabupaten Trenggalek periode yang sama.

Meski tidak termasuk jabatan struktural, predikat Bunda Guru merupakan bentuk penghormatan bagi tokoh perempuan yang dinilai memiliki kepedulian dan kontribusi besar terhadap kemajuan pendidikan. Dalam hal ini, Novita Hardini, yang juga anggota DPR RI dari Dapil VII Jawa Timur dianggap layak menyandang predikat tersebut.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Ketua PGRI Jatim, Dr. Djoko Waluyo, menegaskan bahwa penetapan Novita Hardini sebagai Bunda Guru merupakan pilihan yang tepat. Sebagai Bunda Guru, Novita akan berperan menjadi jembatan antara PGRI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memajukan pendidikan. Ia juga diharapkan dapat memberikan masukan terhadap program-program PGRI serta mendukung visi-misi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Trenggalek.

“PGRI tidak salah memberikan kepercayaan kepada beliau. Dedikasinya terhadap pendidikan luar biasa. Bahkan beliau mendapatkan beasiswa bidang ekonomi digital di Zhejiang University, salah satu universitas tertua di Tiongkok. Ini menunjukkan kredibilitas yang luar biasa,” ujarnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Novita Hardini sendiri menyampaikan rasa syukur dan haru atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, amanah sebagai Bunda Guru bukan tugas baru, melainkan bagian yang sejalan dengan kiprahnya selama ini. Novita juga menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi para guru meskipun saat ini ia bertugas di Komisi VII DPR RI.

“Mungkin di dunia pendidikan ada banyak aspirasi dari para guru yang harus saya perjuangkan. Ini menjadi bentuk kepercayaan agar saya bisa menyuarakan kepentingan dunia pendidikan di tingkat pusat,” tuturnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Novita juga menegaskan bahwa isu sumber daya manusia harus diselesaikan melalui pendidikan. Di akhir sambutan, Novita menyampaikan selamat kepada pengurus baru PGRI Kabupaten Trenggalek serta mengajak seluruh anggota untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah mewujudkan pendidikan yang lebih baik.

“Saya rasa ini bukan tugas baru, tapi satu kesatuan yang saling melengkapi dengan peran saya di Komisi VII. Terlebih saya mendampingi Bupati Trenggalek, tentu ini menjadi isu krusial yang bisa saya bantu perjuangkan,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.