Rabu, 22 Jul 2026 03:57 WIB

PGN Intensifkan Sosialisasi Jargas di Lumajang, Jamin Pasokan Gas Bumi Aman 24/7

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus menggencarkan sosialisasi pemanfaatan Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (Foto: PGN for JatimNow.com)
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus menggencarkan sosialisasi pemanfaatan Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (Foto: PGN for JatimNow.com)

jatimnow.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus menggencarkan sosialisasi pemanfaatan Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat memahami manfaat, cara penggunaan, dan aspek keamanan gas bumi sebagai energi alternatif yang efisien.

Perluasan Jargas di Lumajang yang mencapai 2.945 Sambungan Rumah (SR) merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang ditugaskan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sosialisasi secara intensif dilakukan di berbagai desa dan kelurahan yang dilalui jalur pipa Jargas.

Baca Juga: Pabrik Sepeda di Semarang Gunakan Gas Bumi PGN, Produksi Kian Efisien

Area Head Pasuruan PGN, Mochammad Arif, menjelaskan bahwa fokus sosialisasi adalah pada aspek keselamatan. "Tujuannya adalah memberikan pemahaman tentang gas bumi dan mengajak warga untuk bersama-sama menjaga aset serta fasilitas jaringan gas milik pemerintah," ujarnya.

PGN memastikan masyarakat Lumajang dapat merasakan berbagai keunggulan Jargas. Di antaranya adalah pasokan gas yang tersedia 24 jam sehari, 7 hari seminggu, sehingga pelanggan tidak perlu repot mengganti atau membeli tabung gas secara berkala.

Dari sisi keamanan, Jargas PGN menawarkan perlindungan yang lebih baik karena gas bumi (Metana) memiliki sifat lebih ringan dari udara, meminimalkan risiko ledakan jika terjadi kebocoran. Pembakaran gas bumi yang lebih sempurna juga menjadikannya pilihan energi yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: PGN Raih Penghargaan GCG 2026, Perkuat Tata Kelola di Tengah Disrupsi AI

Arif menambahkan bahwa edukasi keamanan yang diberikan PGN bersifat komprehensif, mencakup tata cara penggunaan Jargas yang benar dan aman, cara mendeteksi kebocoran gas sejak dini, langkah-langkah tanggap darurat jika terjadi kebocoran, serta informasi mengenai nomor layanan pengaduan PGN yang siap membantu.

Sebagai wujud inovasi layanan, PGN memperkenalkan kemudahan Catat Meter Mandiri melalui aplikasi PGN Mobile, yang semakin memudahkan pelanggan dalam memantau penggunaan gas.

Baca Juga: Daerah Pesisir Penghasil Migas Diusulkan Dapat Dukungan Fiskal Lebih Besar

Pelanggan juga dapat melakukan catat meter mandiri melalui layanan WhatsApp resmi PGN di nomor 081511500645. Meski demikian, PGN tetap menjalankan pencatatan meter oleh petugas setiap tiga bulan sekali untuk memastikan akurasi data pemakaian.

Dengan sosialisasi yang terus dilakukan secara intensif, PGN berharap masyarakat Lumajang dapat memanfaatkan energi gas bumi dengan maksimal dan aman, sekaligus mendukung upaya pemerintah mengoptimalkan sumber daya gas nasional.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.