Sabtu, 20 Jun 2026 12:05 WIB

Dalam Dua Pekan, Pemkab Jember Borong Lima Penghargaan Nasional dan Regional

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 20 Okt 2025 07:56 WIB
Foto: Salah satu penghargaan yang diraih Pemkab Jember. (Diskominfo/jatimnow.com)
Foto: Salah satu penghargaan yang diraih Pemkab Jember. (Diskominfo/jatimnow.com)

jatimnow.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mencatatkan prestasi membanggakan dengan memborong lima penghargaan bergengsi dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Penghargaan tersebut diraih dari berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan desa, pendidikan, pariwisata, hingga tata kelola pemerintahan.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut capaian ini sebagai bukti keberhasilan arah pembangunan daerah yang berbasis kolaborasi, data, dan kerja nyata.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

“Lima penghargaan dalam dua pekan bukan semata soal prestasi, tapi bukti bahwa arah pembangunan Jember sudah berada di jalur yang benar,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).

Dalam pekan pertama, Pemkab Jember menyabet tiga penghargaan nasional sekaligus. Pertama, penghargaan Indonesian Collaborative Partnership Regency Award yang diberikan dalam ajang Wonderful Indonesia Regency Impact Award 2025 di Bali.
Penghargaan kedua, Mohamad Syafei Award 2025, diraih atas kontribusi di bidang pendidikan. Ketiga, Anggaraksa Dharma Award dari Kementerian Dalam Negeri untuk kategori Inspektorat Berkinerja Terbaik 2025.

Pada pekan berikutnya, dua penghargaan kembali diraih. Bupati Jember menerima langsung Penghargaan Penggerak Desa Berdaya dan Berkelanjutan, sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam memberdayakan masyarakat desa secara mandiri. Selain itu, Jember juga meraih Juara 3 East Java Tourism Marketing Award (EJTMA) 2025 untuk kategori Best Marketing Campaign. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan promosi kreatif yang digagas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember.

Baca Juga: Data Warga Miskin Dibenahi, BP Taskin Puji Langkah Pemkab Jember

Menurut Gus Fawait, penghargaan tersebut menunjukkan keseimbangan pembangunan antara penguatan desa dan pertumbuhan sektor pariwisata.

“Satu sisi kita bangun desa agar mandiri dan berkelanjutan, di sisi lain kita kembangkan pariwisata yang kreatif, inklusif, dan memberi nilai tambah bagi ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

Gus Fawait menambahkan bahwa deretan penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan indikator perbaikan tata kelola pemerintahan dan meningkatnya partisipasi masyarakat.

“Desa tumbuh, wisata hidup, pendidikan menguat, dan birokrasi makin akuntabel. Ini hasil kerja bersama seluruh warga Jember,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.