Sabtu, 20 Jun 2026 23:43 WIB

Curhatan Mahasiswa Pungli KIP-K di ITB Trenggalek Viral di Media Sosial

  • Penulis :
  • | Jumat, 17 Okt 2025 10:59 WIB
Foto: Kampus Institut Teknologi dan Bisnis di Trenggalek. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Kampus Institut Teknologi dan Bisnis di Trenggalek. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Beredar di media sosial (medsos) curhatan mahasiswa Institus Teknologi dan Bisnis (ITB) Trenggalek menjadi korban praktik pungli program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Dalam unggahan di medsos itu, menunjukan adanya praktik pungli KIP-K di Kampus ITB Trenggalek. Mahasiswa anonim tersebut menjelaskan pihak kampus meminta penerima KIP-K untuk mencairkan seluruh bantuan dengan total Rp 14,4 juta.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Dengan rincian setiap semester mahasiswa penerima KIP-K mendapat Rp 4,8 juta. Menurut pengakuan mahasiswa anonim itu, Kampus ITB Trenggalek meminta Rp 4 juta setiap pencairan KIP-K, dengan alasan biaya pengganti pengajuan KIP-K. Sedangkan mahasiswa hanya diberi Rp 800 ribu untuk pegangan.

Namun informasi itu dibantah oleh Kampus ITB Trenggalek. Hal itu diungkapkan setelah Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) ITB Trenggalek melakukan investigasi internal.

"Saya tidak mencari siapa mahasiswanya. Tapi saya mencari tahu, tentang proses penyaluran dana KIP-K," ujar Insani Syahbarwati, Satgas PPKPT ITB Trenggalek, Jumat (17/10/2025).

Investigasi internal menunjukan bahwa penyaluran dana KIP-K di ITB Trenggalek berjalan dengan baik. Tidak ada praktik pungli yang ditemukan dalam penyaluran dana KIP-K.

"Saya sudah cek satu per satu. Tidak ada praktik pungli yang kami temukan," jelasnya.

Baca Juga: Keren! Tiga Mahasiswa KIP-K Unusa Raih Double Degree di Taiwan

Insani menjelaskan, Kampus ITB Trenggalek akan melakukan perbaikan manajemen agar informasi tentang KIP-K dapat dipahami secara menyeluruh bagi mahasiswa penerima. Sehingga tidak ada asumsi atau pemahaman yang kurang dari mahasiswa.

"Ini menjadi pelajaran bagi kami. Bisa saja ada mahasiswa penerima yang tidak paham terkait proses penerimaan KIP-K," terangnya.

Disisi lain, Warek II ITB Trenggalek, Aditya Surya Nugraha menambahkan, total mahasiswa penerima KIP-K mencapai 100 orang lebih. Setiap semester mahasiswa penerima KIP-K menerima dana Rp 4,8 juta.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Dana ini bebas digunakan oleh mahasiswa untuk menunjang pendidikan," imbuhnya.

Sedangkan untuk penyaluran melalui rekening melalui bank yang telah ditunjuk pemerintah. Disisi lain, setiap mahasiswa penerima KIP-K dibebaskan dari beban UKT.

"Mahasiswa penerima KIP-K otomatis gratis UKT. Tapi mereka masih dibebani biaya yudisium dan wisuda," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.