Senin, 15 Jun 2026 02:47 WIB

Indonesia Menari 2025 Sukses Digelar Serentak di 11 Kota

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 14 Okt 2025 12:17 WIB
Sanggar tari Gito Maron dari Surabaya juara 1 di Indonesia Menari 2025 di Surabaya, Minggu 12 Oktober 2025. (Foto/jatimnow.com)
Sanggar tari Gito Maron dari Surabaya juara 1 di Indonesia Menari 2025 di Surabaya, Minggu 12 Oktober 2025. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gelaran akbar Indonesia Menari 2025 sukses memukau ribuan pecinta tari di 11 kota di seluruh Indonesia. Lebih dari 8.000 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari generasi milenial hingga perwakilan sekolah dan universitas, tumpah ruah di pusat perbelanjaan untuk merayakan kekayaan seni pertunjukan Indonesia melalui gerakan yang modern dan interaktif.

Tahun ini, Indonesia Menari hadir di enam kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, dan Palembang, serta menjangkau lima kota baru: Surabaya, Balikpapan, Manado, Bekasi, dan Karawang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari jumlah pendaftar yang mencapai 35.000 orang. Program Manager Indonesia Kaya, Billy Gamaliel, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas antusiasme yang tinggi ini.

"Pendaftaran Indonesia Menari 2025 resmi ditutup pada 26 September kemarin. Kami berterima kasih untuk atensi dan respon yang tinggi dari masyarakat Indonesia untuk mengikuti kegiatan ini," ujar Billy.

"Peningkatan jumlah pendaftar ini dipengaruhi oleh pertambahan jumlah kota penyelenggara dari tahun ke tahun dan karena sudah banyak yang menantikan kembalinya diadakan kegiatan Indonesia Menari ini," sambungnya.

Billy menambahkan bahwa komposisi demografi pendaftar tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan didominasi oleh rentang usia 25-35 tahun. Namun, yang menarik adalah semakin melebarnya rentang usia peserta, mulai dari 5 hingga 70 tahun.

Indonesia Menari 2025 menghadirkan koreografi khusus karya Bathara Saverigadi Dewandoro, seorang penari, koreografer, dan sutradara drama wayang yang menonjolkan detail gerakan tangan khas dari berbagai daerah di Indonesia.

Koreografi ini diiringi medley 8 lagu daerah yang diaransemen modern oleh Alffy Rev, menciptakan harmoni unik antara tradisi dan musik kontemporer. Lagu-lagu tersebut antara lain Sinanggar Tulo, Kicir-Kicir, Cing Cangkeling, Anging Mamiri, Rek Ayo Rek, Indung-Indung, Si Patokaan, dan Rasa Sayange.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Di setiap kota, para peserta menari secara serentak sebanyak dua putaran. Juri lapangan kemudian memilih kelompok terbaik untuk tampil kembali di panggung utama. Pemenang ditentukan berdasarkan kekompakan, kreativitas pola lantai dan komposisi koreografi, serta semangat kolektif.

Para peserta Indonesia Menari 2025 dinilai oleh juri-juri kompeten di bidang tari. Di Medan (Sun Plaza), Hartati menjadi juri dengan kuota peserta 700 orang. Palembang (PTC Mall Palembang) menghadirkan Reza Muhammad dengan kuota 1.200 peserta, menjadi kota dengan kuota peserta terbanyak.

Karawang (Resinda Park Mall) menampilkan Nungki Kusumastuti & Ufa Sofura dengan kuota 1.000 orang, sementara Bekasi (Pakuwon Mall) menghadirkan Takako Leen dengan kuota 750 orang. Jakarta (Grand Indonesia) dinilai oleh Rianto dengan kuota 600 orang, dan Bandung (23 Paskal Shopping Centre) oleh Gianti Giadi dengan kuota 700 orang.

Semarang (The Park Mall) menampilkan Rosmala Sari Dewi dengan kuota 750 orang, Surabaya (Ciputra World) oleh Bathara Saverigadi Dewandoro dengan kuota 1.000 orang. Balikpapan (Pentacity Mall) dinilai oleh Maria Darmaningsih dengan kuota 540 orang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Makassar (Trans Studio Mall) menghadirkan Eko Supriyanto dengan kuota 750 orang, dan Manado (Manado Town Square) oleh Didik Nini Thowok dengan kuota 500 orang. Kehadiran para juri ini memastikan penilaian yang adil dan profesional dalam ajang Indonesia Menari 2025.

Di Surabaya, Gito Maron + berhasil meraih juara pertama dan membawa pulang uang pembinaan senilai Rp 25.000.000. Dance Generation meraih juara kedua, dan Goong Prada Manajemen meraih juara ketiga. Selain itu, akan dipilih juga satu kelompok pemenang kategori kostum favorit di setiap kota.

"Melalui #MenaridiMall, kita bukan hanya menampilkan tarian, tetapi merayakan keberagaman dengan bergerak bersama. Semoga Indonesia Menari terus menjadi inspirasi bagi generasi masa kini dan mendatang untuk melestarikan warisan Nusantara," pungkas Billy. 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.