Senin, 15 Jun 2026 13:20 WIB

Jaga Tren Positif, Petrokimia Gresik Kalahkan TNI AU Electric

Foto: Pemain Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia saat melawan TNI AU Electric di final four Livoli Divisi Utama 2025 di GOR Ki Mageti, Magetan. (PBVSI / jatimnow.com)
Foto: Pemain Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia saat melawan TNI AU Electric di final four Livoli Divisi Utama 2025 di GOR Ki Mageti, Magetan. (PBVSI / jatimnow.com)

jatimnow.com-Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia menjaga trend positif di Final Four Livoli Divisi Utama 2025 usai mengalahkan TNI AU Electric dengan skor 3-1 (22-25, 25-23, 25-17, 25-18), di GOR Ki Mageti, Magetan, pada Sabtu (11/10/2025) sore.

Kemenangan ini sekaligus memperkokoh posisi Petrokimia Gresik yang berstatus sebagai juara bertahan di puncak klasemen sementara putri Livoli Divisi Utama 2025.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

​Petrokimia yang tampil dengan kekuatan penuh, menunjukkan kedalaman skuad yang lebih merata. Meski sempat kehilangan satu set, performa solid dari para spiker dan pertahanan berlapis mampu meredam gempuran TNI AU Electric yang berjuang keras.

​Set pertama dimulai dengan tensi tinggi. Kedua tim saling beradu serangan tajam dan pertahanan rapat. Keunggulan tipis terus berganti hingga TNI AU Electric melalui kombinasi serangan variatif dari lini sayap, berhasil menutup set pertama dengan skor ketat 25-22.

​Memasuki set kedua, Petrokimia menunjukkan respons cepat. Kesalahan-kesalahan elementer di set pertama terutama dalam receive dan koordinasi blok, berhasil diperbaiki. Petrokimia bangkit, tim asuhan Ayub Hidayat ini tampil lebih agresif dan memimpin perolehan angka dengan nyaman, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memenangi set ini 25-22.

​Set ketiga menjadi titik balik krusial. Pelatih Ayub Hidayat melakukan penyesuaian strategi yang jitu. Permainan Petrokimia kembali padu, terutama dalam serangan open spike yang sulit dibendung. Blok rapat yang diterapkan berhasil meredam kekuatan utama TNI AU. Petrokimia mendominasi penuh dan merebut set ini dengan skor meyakinkan, 25-17.

​Pada set keempat, TNI AU Electric berupaya keras memaksakan rubber set. Mereka sempat memberikan perlawanan sengit, namun momentum positif telah berada di tangan Gresik Petrokimia. Konsistensi serangan dari tim Petrokimia tak terbendung, dan mereka berhasil mempertahankan keunggulan hingga akhir. Petrokimia menutup set penentu dengan skor 25-19, sekaligus mengunci kemenangan 3-1.

Baca Juga: Agrosolution Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas 244 Ribu Hektar Lahan Tebu

Usai laga pelatih Petrokimia, Ayub Hidayat, mengungkapkan rasa puas atas mental bertanding anak asuhnya. Ia menekankan bahwa kunci kemenangan di babak krusial ini adalah disiplin dan pemanfaatan peluang.

​"Alhamdulillah, kami kembali meraih hasil maksimal. Para pemain bermain sesuai instruksi. Kunci kemenangan hari ini adalah fokus dan konsistensi," ujar Ayub.

"Kami sempat lengah di set pertama, tapi tim cepat beradaptasi dan kembali menemukan ritme terbaik. Kami harus tetap waspada, karena semua lawan di Final Four ini jelas tim-tim terbaik," imbuhnya.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Bahas Strategi Pengamanan Sulfur di Argus Fertilizer Asia Conference 2026

​Sementara itu, pelatih TNI AU Electric, Alim Suseno, mengakui bahwa timnya kehilangan sentuhan terbaik dan melakukan terlalu banyak error di saat-saat penting. Meskipun kalah, Alim menilai Final Four adalah ajang yang sangat penting untuk pengalaman timnya.

​"Kami akui Petrokimia bermain sangat solid hari ini. Kami banyak kehilangan momentum, terutama di poin-poin krusial, dan serangan kami tidak berjalan dengan pas," ucapnya.

Ia pun tetap optimis karena masih ada pertandingan-pertandingan penting, "Dan kekalahan ini menjadi evaluasi besar kami. Kami harus tetap berjuang keras di sisa pertandingan dan menjadikan Final Four ini sebagai ajang pembelajaran berharga bagi tim." pungkas Alim Suseno.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.