Selasa, 16 Jun 2026 23:44 WIB

Transfer Pusat 2026 Turun Rp265 M, Pemkab Kediri Tetap Optimalkan Pelayanan Dasar

  • Penulis :
  • | Kamis, 09 Okt 2025 18:30 WIB
Rapat Paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi DPRD Kabupaten Kediri. (Foto: Nanik for jatimnow.com)
Rapat Paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi DPRD Kabupaten Kediri. (Foto: Nanik for jatimnow.com)

jatimnow.com – Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya untuk tetap mengoptimalkan pelayanan dasar masyarakat meski mengalami penurunan transfer dana dari pemerintah pusat hingga Rp265 miliar pada tahun anggaran 2026.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi atas Raperda tentang APBD 2026. Ia hadir mewakili Bupati Kediri yang sedang menjalani masa cuti.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

“Dengan adanya penurunan dana transfer, kami melakukan efisiensi di beberapa pos, termasuk perjalanan dinas, tanpa mengganggu prioritas pelayanan dasar,” ujar Dewi.

Menurutnya, prioritas pembangunan Kabupaten Kediri tetap difokuskan pada sektor-sektor utama, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial, penanggulangan kemiskinan, dan pengembangan kreativitas masyarakat.

“Prioritas kita tetap sama meningkatkan bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kreativitas, sosial, dan kemiskinan,” tambahnya.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Pemerintah Kabupaten Kediri juga akan melakukan evaluasi penyerapan anggaran setiap bulan untuk memastikan efektivitas program serta mempercepat pelaksanaan kegiatan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dewi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkannya secara berencana dan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui sertifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi sumber PAD; kemudahan pembayaran pajak dan retribusi secara online; optimalisasi pemanfaatan aset daerah; pengelolaan BUMD; serta penguatan basis data PAD berbasis digital.

“Pemkab Kediri terus berinovasi dalam pengelolaan PAD, termasuk penguatan BUMD dan pemanfaatan aset daerah secara produktif,” terang Dewi.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Sementara itu, untuk belanja daerah, optimalisasi belanja operasional akan diarahkan pada pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Evaluasi rutin juga akan dilakukan untuk memastikan efektivitas penggunaan anggaran.

“Semua program tetap berjalan bertahap. Skala prioritas kita jelas pelayanan dasar masyarakat tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.