Minggu, 14 Jun 2026 09:05 WIB

Mahasiswa Umla Lamongan Temukan Inovasi Alat Deteksi Gejala Bipolar

Foto: Mahasiswa S-1 Umla Lamongan saat menunjukan cara kerja alat pendeteksi gangguan bipolar. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Mahasiswa S-1 Umla Lamongan saat menunjukan cara kerja alat pendeteksi gangguan bipolar. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla), Rohmatul Badiyah menemukan inovasi pada bidang teknologi kesehatan.

Mahasiswa Strata-1 Fakultas Sains dan Teknologi ini berhasil merancang alat pendetekai gejala awal gangguan mental bipolar melalui alat khusus bernama "Bipohear".

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Cara kerjanya cukup sederhana dan terlihat praktis, dengan menitiberatkan frekuensi suara lewat sensor MAX9812 yang terintegrasi dengan mikrokontroler Arduino Nano dan modul Internet of Things (IoT).

Sistem ini mampu merekam, menganalisis, sekaligus menampilkan anomali frekuensi suara percakapan pasien yang menjadi indikator perubahan suasana hati ekstrem pada penderita bipolar.

“Pada pasien bipolar, pergeseran emosi dapat terlihat dari perbedaan frekuensi suara mulai dari fase mania dengan suara lebih tinggi dan cepat, hingga fase depresi dengan nada rendah dan monoton. Alat ini kami kembangkan agar deteksi dini bisa dilakukan secara lebih praktis,” ujar Rohmatul Badiyah, Selasa (7/10/2025).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Dengan bantuan sensor, frekuensi tersebut dapat dicatat secara fisis dan dianlisis, kemudian dibandingkan dengan data referensi ilmiah. Hasil perbandingan inilah yang menjadi dasar untuk menentukan apakah suara yang terekam menunjukkan tanda-tanda terkait gangguan bipolar atau tidak.

“Saya tidak menyangka penelitian ini bisa mendapat perhatian luas. Semoga bermanfaat bagi pengembangan teknologi kesehatan mental di Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Karya ini telah dituangkan dalam karya ilmiah skripsi hingga berhasil lolos di Jurnal Gravity terakreditasi Sinta 3.

Ke depan, pengembangan lebih lanjut diharapkan mampu menghasilkan perangkat yang bisa dipakai klinik maupun keluarga untuk membantu pemantauan pasien bipolar secara mandiri. 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.