Senin, 15 Jun 2026 00:16 WIB

Nogogeni VIII dan X Evo, Mobil Baru ITS Siap Berlaga di KMHE 2025

  • Penulis :
  • | Jumat, 03 Okt 2025 19:10 WIB
Tampilan mobil Nogogeni VIII (kanan) dan Nogogeni X Evo dari tim Nogogeni ITS yang akan berlaga pada kategori Urban Etanol dan Urban Electric di KMHE 2025. (Foto: Kominfo Jatim/jatimnow.com)
Tampilan mobil Nogogeni VIII (kanan) dan Nogogeni X Evo dari tim Nogogeni ITS yang akan berlaga pada kategori Urban Etanol dan Urban Electric di KMHE 2025. (Foto: Kominfo Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com – Tim riset kendaraan hemat energi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan kiprahnya di kancah nasional maupun internasional. Kali ini, Tim Nogogeni ITS resmi memperkenalkan dua mobil terbarunya, Nogogeni VIII dan Nogogeni X Evo, dalam peluncuran yang digelar di Gedung Research Center ITS, Jumat (3/10/2025). Kedua mobil ini akan berlaga di ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Prof. Nurul Widiastuti SSi MSi PhD, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras dan dedikasi para mahasiswa ITS dalam mendukung energi bersih melalui inovasi mobil hemat energi.

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

"Semoga inovasi kedua mobil hemat energi Nogogeni ITS ini bisa menyabet gelar juara pada KMHE 2025," ungkap Guru Besar Kimia ITS tersebut, seperti dilansir dari laman Kominfo Jatim, Jumat (3/10/2025).

General Manager Tim Nogogeni ITS, Saputra Ardyan Syah, menjelaskan bahwa Nogogeni VIII dan Nogogeni X Evo akan bersaing di kategori Urban Motor Etanol dan Urban Motor Listrik. Keduanya membawa peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya, terutama pada sistem penggerak.

Nogogeni VIII kini menggunakan mesin Mio 108 cc, sementara Nogogeni X Evo mengandalkan motor BLDC 800 watt. Sebelumnya, tim menggunakan mesin Mio 125 cc dan motor BLDC 1.000 watt.

"Perubahan ini merupakan bagian dari upaya optimasi sistem penggerak agar lebih efisien dan kompetitif," jelas Ardyan.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Deteksi Dini Kebakaran Listrik

Dari sisi rangka, kedua mobil kini menggunakan ladder frame aluminium 6061, menggantikan aluminium Hollow 6016 pada generasi sebelumnya. Struktur baru ini membuat mobil lebih kuat, aman, dan stabil dalam menanggung beban.

"Dengan kerangka ini, mobil jadi lebih stabil saat belok dan lebih tahan terhadap puntiran ketika berlaga," tambahnya.

Optimasi juga dilakukan dari sisi bobot kendaraan. Mobil terbaru ini memiliki massa 15 persen lebih ringan dibanding pendahulunya. Nogogeni VIII memiliki berat 90 kg, sementara Nogogeni X Evo yang menggunakan energi listrik hanya 78 kg.

Baca Juga: Mahasiswa Unair Gagas Inovasi Plester Pendeteksi Kanker Hati

Peluncuran ini turut didukung oleh berbagai pihak, khususnya PT Pertamina Lubricants sebagai sponsor utama. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara dosen, mahasiswa ITS, dan mitra industri dalam mendorong inovasi berkelanjutan.

Melalui inisiatif tersebut, Tim Nogogeni ITS berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-7 terkait Energi Bersih dan Terjangkau, poin ke-11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, poin ke-13 terkait Perubahan Iklim, serta poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. 
 
Terakhir, Dosen Pembina Tim Nogogeni ITS Dedy Zulhidayat Noor ST MT PhD menyampaikan harapan yang besar untuk kedua mobil baru ini mampu meraih prestasi tertinggi pada KMHE 2025 yang akan diselenggarakan pada 22 - 26 Oktober 2025 di Universitas Jember. “Semoga Nogogeni ITS dapat kembali mempertahankan gelar juara pertama tahun ini,” tandasnya optimistis.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.