Minggu, 21 Jun 2026 05:20 WIB

Bupati Trenggalek Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid di Lahan Relokasi

  • Penulis :
  • | Kamis, 02 Okt 2025 09:46 WIB
Foto: Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin meninjau pembangunan huntara (Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Foto: Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin meninjau pembangunan huntara (Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com-Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ikhlas Bakti yang berlokasi di Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana tanah gerak di Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Rabu (1/10/2025).

Pembangunan masjid tersebut merupakan hasil sinergitas antara Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Trenggalek, BAZNAS Trenggalek, Forkopimda, serta dukungan TNI-Polri. Masjid ini diharapkan menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial bagi warga yang nantinya menempati huntara.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

“Saya bersama teman-teman Kamabicab, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, BAZNAS, dan jajaran Forkopimda, TNI-POLRI berada di Huntara Ngrandu untuk membangun Masjid Ikhlas Bhakti. Selain itu, kita juga berdiskusi agar tanah desa di sekitar sini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi bersama bagi warga terdampak,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Ipin.

Mas Ipin menyebut, pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak tanah gerak telah melalui proses panjang. Saat ini, sebanyak 27 unit huntara tengah dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan progresnya baru mencapai sekitar 45 persen.

“Semoga warga bisa segera menjalani hidup dengan baik di lokasi baru ini. Infrastruktur dasar seperti listrik dan air bersih sedang kita persiapkan bersama, meskipun tantangannya cukup berat,” imbuhnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Trenggalek sekaligus Kepala BPBD Trenggalek, Edy Soepriyanto menyampaikan bahwa pembangunan hunian sementara terus dikebut.

“Lokasi huntara sudah dipilih dan saat ini pengerjaannya sudah berjalan. Harapannya bisa selesai sesuai target tahun 2025 ini, lengkap dengan fasilitas umum yang mendukung kebutuhan sehari-hari warga, seperti listrik dan air bersih,” jelas Edy.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Dengan hadirnya hunian sementara serta fasilitas pendukung seperti Masjid Ikhlas Bakti, pemerintah berharap masyarakat terdampak bencana tanah gerak di Desa Ngrandu dapat kembali menata kehidupan mereka dengan lebih baik.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.