Selasa, 16 Jun 2026 00:29 WIB

Peringatan World Rabies Day 2025, Monyet Hingga Kucing di Trenggalek Ikut Vaksin

  • Penulis :
  • | Senin, 29 Sep 2025 13:45 WIB
Foto: Seekor monyet yang mendapatkan vaksin rabies gratis di Trenggalek (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Seekor monyet yang mendapatkan vaksin rabies gratis di Trenggalek (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Dinas Peternakan Trenggalek menggelar vaksinasi rabies gratis untuk hewan peliharaan. Kegiatan bertepatan dengan momen peringatan World Rabies Day 2025.

Vaksinasi rabies gratis dilaksnakan di Puskeswan Ngadirenggo Trenggalek. Setiap hewan yang hendak divaksin, harus kondisi sehat.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Kategori hewan yang bisa divaksin itu harus sehat, minimal usia 5 bulan, tidak menyusui dan tidak dalam kondisi hamil," ujar Drh Muhammad Lukki, Senin (29/09/2025).

Tahun ini Dinas Peternakan Trenggalek menyediakan 75 dosis vaksin rabies gratis.

"Rata-rata hewan yang vaksin rabies itu kucing, anjing dan monyet," terangnya.

Lukki mengungkapkan, bahwa di Trenggalek tidak ada temuan kasus rabies. Namun, sebagai langkah antisipasi maka perlu dilakukan vaksinasi rabies secara rutin.

"Idealnya, vaksin rabies itu diberikan kepada hewan satu kali dalam satu tahun," ungkapnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Sementara itu, salah satu warga Wawin Setyorini memanfaatkan program pemerintah dengan membawa hewan peliharaan monyetnya yang berusia satu tahun untuk mendapatkan vaksin rabies gratis.

"Saya punya tiga ekor monyet di rumah. Paling tua usia 15 tahun. Dan semua sudah saya vaksin rabies," imbuhnya.

Menurut Wawin, vaksin rabies sangat penting bagi hewan peliharaan. Agar kondisi hewan sehat dan aman.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Setiap tahun kami rutin mengikuti vaksin rabies. Menjaga, kalau ada gigitan hewan tetap aman," paparnya.

Wawin mengungkapkan, memelihara monyet ternyata cukup susah. Soal perawatan yang kompleks dan harus mengenal karakter setiap monyet.

"Tidak boleh diberi makan asal-asalan. Mandi dua kali sehari dan saya beri minyak telon kayak bayi," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.