Minggu, 07 Jun 2026 05:43 WIB

Ecoton Kampanye Stop Plastik dengan Instalasi Unik di Surabaya

Kran Plastik menjadi simbol ajakan untuk menghentikan produksi plastik sekali pakai. (Foto: Ecoton for JatimNow.com)
Kran Plastik menjadi simbol ajakan untuk menghentikan produksi plastik sekali pakai. (Foto: Ecoton for JatimNow.com)

jatimnow.com - Peringatan World Clean Up Day (WCD) di Surabaya tahun ini terasa berbeda dengan hadirnya instalasi seni unik dari Ecoton Foundation. Bertempat di pesisir utara Surabaya, dekat Jembatan Suramadu, Ecoton bersama berbagai komunitas lingkungan dan DLH Kota Surabaya menggelar aksi bersih-bersih dan kampanye kreatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya polusi plastik.

Dua instalasi seni yang menjadi daya tarik utama adalah "Kran Plastik" dan "Akuarium Bayi". Kran Plastik menjadi simbol ajakan untuk menghentikan produksi plastik sekali pakai, sementara Akuarium Bayi menggambarkan temuan penelitian terbaru tentang mikroplastik yang telah mencemari plasenta bayi dan cairan amnion.

Baca Juga: Siswa SMPN 58 Surabaya Temukan Partikel Plastik di Air dan Udara

"Ini peringatan serius, generasi mendatang sedang kita warisi mikroplastik sejak dalam kandungan," ujar Koordinator Kampanye Ecoton, Kurnia Rahmawati, Sabtu (20/9/2025).

Selain instalasi seni, Ecoton dan relawan juga melakukan aksi bersih-bersih pantai. Hasilnya, lebih dari 2,6 ton sampah berhasil dikumpulkan dari garis pantai, termasuk sampah organik, plastik sekali pakai, dan sampah residu. Ironisnya, di antara tumpukan sampah tersebut, ditemukan 1.050 sedotan plastik yang berserakan.

"Ini adalah salah satu bukti nyata betapa masifnya konsumsi plastik sekali pakai di masyarakat," ungkap Kurnia.

Baca Juga: Warga Surabaya Diminta Stop Buang Popok ke Kali Tebu, Ini Bahayanya

Koordinator Brand Audit Ecoton, Alaika Rahmatullah, menambahkan bahwa temuan sedotan plastik ini tidak boleh dianggap remeh.

"Setiap sedotan yang kita buang bisa berakhir di laut dan dimakan ikan. Ketika kita makan ikan, berarti kita sedang menelan plastik yang kita buang sendiri. Membersihkan pantai itu penting, tapi yang jauh lebih penting adalah menutup kran produksi plastik sekali pakai," tegasnya.

Ecoton berharap, momentum WCD ini tidak hanya menjadi ajang bersih-bersih sampah, tetapi juga menjadi pengingat bagi masyarakat dan pemerintah tentang pentingnya mengurangi produksi dan konsumsi plastik sekali pakai.

Baca Juga: Wadah Organik dan Refill Jadi Solusi Saat Harga Plastik Melambung

"Polusi plastik tidak bisa selesai hanya dengan aksi bersih-bersih. Kita harus mulai dari sumbernya, yaitu mengurangi dan menghentikan produksi plastik sekali pakai," pungkas Alaika.

Aksi Ecoton ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk DLH Kota Surabaya dan komunitas lingkungan lainnya. Diharapkan, kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.