Kamis, 18 Jun 2026 03:16 WIB

Polda Jatim Kaitkan Buku Anarkisme Dengan Aksi Ricuh Surabaya-Sidoarjo

  • Penulis :
  • | Jumat, 19 Sep 2025 10:47 WIB
Foto: Pelaku kerusuhan yang ditangkap Polda Jatim (Fatkur Rizky/jatimnow,com)
Foto: Pelaku kerusuhan yang ditangkap Polda Jatim (Fatkur Rizky/jatimnow,com)

jatimnow.com-Polda Jawa Timur menyita 11 buku dari massa aksi demonstrasi yang berujung ricuh di Surabaya dan Sidoarjo, pada 29–31 Agustus 2025 lalu. Sejumlah buku tersebut disebut berkaitan dengan dugaan pola pikir pelaku kerusuhan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim, Kombes Widi Atmoko, menjelaskan penyitaan itu bermula dari peristiwa perusakan dan penyerangan petugas di Pos Polisi Waru, Sidoarjo, Sabtu (30/8/2025) dini hari. Dalam peristiwa itu, seorang anggota Polresta Sidoarjo mengalami luka di kepala akibat pengeroyokan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

“Dari peristiwa itu kami menangkap 18 orang yang diduga melakukan penyerangan. Mereka terdiri dari delapan orang dewasa dan 10 anak berhadapan dengan hukum (ABH),” kata Widi saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Kamis (18/9/2025).

Salah satu tersangka adalah GLM (24), warga Surabaya. Dari hasil penggeledahan di rumahnya, polisi mengaku menemukan sejumlah buku yang dikategorikan berpaham anarkisme.

“Pada saat kami melakukan penggeledahan ditemukan buku-buku bacaan ya, buku-buku yang bacaannya berpaham anarkisme. Untuk itu kami lakukan penyitaan,” ungkap Widi.

Buku-buku yang diamankan di antaranya Anarkisme karya Emma Goldman, Apa Itu Anarkisme Komunis tulisan Alexander Berkman, Karl Marx karya Franz Magnis-Suseno, Kisah Para Diktator karya Jules Archer, hingga Strategi Perang Gerilya Che Guevara.

Menurut Widi, penyitaan buku dilakukan karena dianggap berpotensi memengaruhi pola pikir dan tindakan pelaku. “Untuk mendalami apakah buku bacaan ini berpengaruh terhadap cara pandang seseorang sehingga melakukan tindakan-tindakan anarki,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendalaman terhadap bacaan para tersangka penting dilakukan untuk mengungkap motif, pola, hingga jaringan yang diduga terkait peristiwa rusuh.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Pendalaman-pendalaman ini penting ya, karena kita ingin menghubungkan motif, pola, hubungan dengan peristiwa rusuh yang terjadi kemarin,” jelasnya.

Widi menyebut, dalam penyidikan tindak pidana, barang bukti tidak hanya berupa alat yang langsung digunakan saat kejadian, tetapi juga petunjuk yang bisa mengungkap fakta lain.

“Ada barang bukti langsung, ada juga barang bukti yang nantinya bisa mengungkap pola jaringan dan latar belakang pelaku,” katanya.

Dalam kasus perusakan Pos Polisi Waru, polisi awalnya mengamankan 40 orang, terdiri dari 12 orang dewasa dan 28 anak. Dari jumlah itu, 22 orang dipulangkan, sementara 18 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Delapan orang dewasa yang ditetapkan sebagai tersangka di antaranya MAN (18), BZ (21), AY (21), RAS (21), SBA (21), GS (21) warga Sidoarjo, serta EPS (22) dan GLM (24) warga Surabaya.

Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun 6 bulan.

 

Reporter : Fatkur Rizky

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.