Sabtu, 06 Jun 2026 16:22 WIB

Kasus Jan Hwa Diana Mandek, Ada Apa?

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 16 Sep 2025 23:06 WIB
Jan Hwa Diana dan Handy Soenaryo. (Foto/jatimnow.com)
Jan Hwa Diana dan Handy Soenaryo. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Proses hukum terhadap terdakwa Jan Hwa Diana dan Handy Soenaryo mengalami penundaan selama satu bulan, akibat penundaan pembacaan tuntutan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya pun akhirnya memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Menurut Kasi Intel Kejari Surabaya, Putu Arya Wibisana, penundaan sidang tuntutan ini disebabkan oleh kesibukan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang menangani perkara Jan Hwa Diana.

Baca Juga: Sidang Gugatan Rp8,5 Miliar Eks Karyawan PT Kasa Husada Wira Jatim Ditunda

"Dua majelis hakimnya sedang mengikuti kegiatan diklat (pendidikan dan latihan). Itu disampaikan pada saat sidang terakhir," tutur Putu Arya.

Meskipun demikian, Putu Arya menegaskan bahwa rencana tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah disiapkan dan siap untuk dibacakan. "Sudah selesai dan siap dibacakan," ucapnya.

Baca Juga: BRI Kaliasin Surabaya Pecat Pegawai Terlibat Fraud

Sementara itu, Humas PN Surabaya, S Pujiono, membenarkan bahwa ada beberapa hakim yang sedang mengikuti diklat niaga selama hampir satu bulan.

"Iya. Memang ada beberapa hakim yang sedang mengikuti diklat niaga," kata Puji saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Rumah Dieksekusi PN Surabaya, Pemilik Tempuh Dua Jalur Hukum Sekaligus

Namun, ketika ditanya apakah majelis hakim perkara Jan Hwa Diana termasuk dalam daftar hakim yang mengikuti diklat, Puji meminta waktu untuk melakukan pengecekan. "Siap. Nanti saya tanyakan," pungkas Puji.

Dengan adanya penundaan ini, belum dapat dipastikan kapan sidang tuntutan terhadap Jan Hwa Diana dan Handy Soenaryo akan kembali digelar. Masyarakat pun menanti kelanjutan dari kasus yang cukup menyita perhatian publik ini.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.